Kritik Buzzer Pemkot, Data Pribadi Founder Selasar.co dan Istri Disebar Akun Anonim

Fajri
By
159 Views

Founder Selasar.co, Achmad Ridwan, menjadi korban doxing bersama istrinya setelah mengkritik buzzer yang diduga disokong pemerintah kota. Identitas pribadi mereka disebar akun anonim di media sosial.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Beberapa video yang menyebarkan identitas pribadi Achmad Ridwan, founder Selasar.co, dan istrinya, beredar di platform TikTok dan Instagram pada Minggu (11/6/2025). Video tersebut memuat informasi sensitif seperti nomor induk kependudukan (NIK) dan data lain yang biasanya terdapat di kartu tanda penduduk.

Penyebaran identitas itu terjadi sehari setelah Selasar mempublikasikan video monolog Ridwan—akrab disapa Awan—yang mengkritik keras para buzzer yang diduga dipelihara oleh sebuah pemerintah kota. Dalam video tersebut, Awan menyebut keberadaan “buzzer pemerintah kota Bikini Bottom” sebagai aktor yang menyebarluaskan data pribadi seorang konten kreator, kingtae.life, yang dikenal sering mengkritik pembangunan kota.

Ironisnya, kritik tersebut justru dibalas dengan aksi serupa: doxing terhadap Awan dan keluarganya. Akun-akun anonim seperti kesahmaha_ (TikTok) dan KELAMBU KUNING (Instagram) menjadi saluran penyebaran video yang memuat data pribadi dirinya dan sang istri.

Menanggapi hal itu, Awan mengatakan bahwa tindakan tersebut justru memperkuat pesan yang ia sampaikan dalam video sebelumnya—bahwa aktivitas para buzzer ini merusak kebebasan berekspresi dan mencederai demokrasi.

“Konten-konten yang dibuat para pengecut itu justru memvalidasi apa yang saya sampaikan di video saya, bahwa tindakan mereka harus ditertibkan karena mengganggu kebebasan berekspresi dan merusak demokrasi,” ujarnya.

Ia juga menyerukan agar pihak berwenang, termasuk pejabat yang diduga berada di balik para buzzer tersebut, segera menghentikan aksi yang ia sebut sebagai “menjijikkan”.

“Kritik itu vitamin bagi pemerintah. Tidak semua aparatur sipil negara berani mengkritik atasannya. Makanya kalau ada elemen di luar pemerintahan yang memberi kritik, seharusnya disyukuri, bukan malah dibalas dengan doxing,” tegasnya.

Awan memastikan dirinya tidak akan mundur atau gentar menghadapi intimidasi tersebut. Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap ancaman terhadap kebebasan berekspresi.

“Hari ini identitas konten kreator, juga identitas saya dan istri saya yang disebar. Tapi bukan tidak mungkin, kelak identitas Anda atau orang yang Anda sayangi yang jadi sasaran buzzer, jika Anda berseberangan dengan mereka,” katanya. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }