
Rusmadi dipercaya kembali pimpin DPP Ikapakarti, Isran Noor: Semoga dapat memberikan manfaat. Kepengurusan di periode ini sepakat untuk mendekatkan diri dengan warga Ikapakarti.
Kaltim.Akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPP Ikapakarti) Kaltim periode 2021-2026 di Ulin Arya jalan PM Noor pada Sabtu (25/9/2021) malam.
Pria kelahiran Sangkulirang itu berharap agar paguyuban Ikapakarti dapat memberikan manfaat untuk masyarakat terutama bagi anggota maupun kepengurusannya.
“Semoga paguyuban ini berjalan lancar dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pastinya diharapkan dapat memberikan manfaat terutama untuk anggota kepengurusan dan lingkungannya,” ungkapnya usai mengukuhkan kepengurusan paguyuban Ikapakarti.
Dalam kesempatan itu, Isran mengingatkan agar paguyuban yang ada di Kaltim tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketika menggelar sebuah kegiatan besar.
Baca Juga
“Enggak apa-apa yang penting jaga kesehatan dan menerapkan Prokes dengan memakai masker serta menjaga jarak. Alhamdulillah Covid-19 di Kaltim melandai dan perkembangannya sudah mulai bagus,” jelasnya.
Sementara itu dalam kesempatan ini, Rusmadi dipercaya kembali pimpin DPP Ikapakarti. Dirinya di periode ini sepakat untuk mendekatkan diri dengan warga Ikapakarti. Memperkuat lagi persatuan dan kerukunan yang ada di paguyuban tersebut.
Tujuannya untuk membantu kesulitan dan kesusahan mereka yang tergabung dalam paguyuban Ikapakarti, mengingat banyaknya warga Ikapakarti yang kondisi ekonominya masih di bawah rata-rata. Artinya, Ikapakarti hadir untuk memberikan pemberdayaan kepada anggota paguyuban maupun masyarakat luas.
Baca Juga
[irp]
Oleh sebab itu, Rusmadi yang merupakan Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda ini berkeinginan untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan warga Ikapakarti di tanah Kalimantan. Selain itu, dia berharap, keberadaan Ikapakarti dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat, serta dapat ikut serta dalam membangun Kaltim.
“Program yang paling diunggulkan itu terkait ekonomi kerakyatan, karena kita sadar bahwa masih banyak keluarga besar yang belum beruntung. Warga yang tidak mampu diharapkan dapat terangkat,” pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman