Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan sebanyak 11 gerai Koperasi Merah Putih akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. Bupati PPU, Mudyat Noor, menyebut koperasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya di sektor kebutuhan pokok dan pertanian.
“Sudah ada 11 gerai yang akan beroperasional, targetnya akhir tahun ini,” ujar Mudyat, Kamis (14/11/2025).
Meski demikian, Mudyat mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis, terutama terkait lokasi gerai yang diinginkan pihak koperasi.
“Masalahnya mereka meminta luasan gerai yang cukup besar dan minta aset desa yang letaknya di pinggir jalan. Makanya saya minta BKAD untuk mencari aset pemda, ada atau tidak,” jelasnya.
Menurutnya, progres pembangunan gerai di PPU lebih baik dibandingkan daerah lain. “Bahkan kita lebih baik, karena kalau di Balikpapan baru satu yang jalan,” tambahnya.
Baca Juga
Terkait permodalan, Mudyat menjelaskan bahwa hal itu bersifat teknis dan akan disesuaikan dengan formulasi keuangan yang ada. Ia menegaskan, peluang usaha yang dikelola koperasi cukup besar, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
“Minimal masyarakat setempat dulu yang diutamakan. Kalau di Penajam, karena basisnya pertanian, maka pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya bisa disupport Koperasi Merah Putih. Lebih baik dimaksimalkan dari dalam, daripada ambil dari pihak luar,” tegasnya.
Disinggung mengenai tugas pendamping koperasi yang dinilai cukup berat karena pengelola belum banyak yang cakap, Mudyat mengatakan pemerintah daerah telah menggandeng Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPerindag) serta pihak perbankan untuk membantu penyusunan rencana bisnis koperasi.
Baca Juga
“Makanya dibantu sama kawan-kawan Disperindagkop dan perbankan terkait rencana bisnisnya,” katanya. (*)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id