Kaltim.akurasi.id, Samarinda — Revitalisasi Terminal Sungai Kunjang di Jalan Untung Suropati, Karang Asam Ulu, Samarinda, akhirnya mendapat kepastian. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, memastikan proyek peremajaan terminal yang telah berusia lebih dari tiga dekade itu akan mulai dikerjakan pada 2026.
“Akan segera dijalankan di tahun 2026 oleh Dinas Perhubungan,” kata Seno Aji.
Meski menegaskan jadwal pelaksanaan, Seno mengaku belum mengingat secara pasti total anggaran yang akan digelontorkan Pemprov Kaltim. Ia hanya menyebut kisarannya mencapai puluhan miliar rupiah.
“Saya lupa, mungkin sekitar 40. Saya benar-benar lupa, saya belum cek lagi berapa jumlah pastinya,” ujarnya.
Dishub Kaltim: Dokumen Lengkap, Tinggal Menunggu Anggaran
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Heru Santosa, menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal telah memperjuangkan agar revitalisasi Terminal Sungai Kunjang masuk APBD 2026. Ia menyebut finalisasi anggaran kemungkinan besar akan diputuskan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) pada Rabu pekan ini.
Baca Juga
“Mungkin finalisasinya nanti dibahas dalam rapat Banggar. Alhamdulillah kalau dari pimpinan sudah ada sinyal positif. Itu juga jadi harapan kami,” ucap Heru.
Heru menegaskan seluruh dokumen pendukung telah lengkap, mulai dari master plan, Detail Engineering Design (DED), hingga legalitas lahan. Ia menyebut sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga sudah terbit.
“Kriterianya sudah lengkap. Bahkan sertifikat dari BPN juga sudah keluar, seluruh ID dan dokumen lainnya sudah tersedia. Tinggal anggaran saja,” tegasnya.
Baca Juga
Estimasi Anggaran Rp35 Miliar
Dishub Kaltim mengajukan anggaran sekitar Rp35 miliar untuk revitalisasi terminal tersebut. Estimasi itu telah disusun sejak 2025 dan menjadi dasar perencanaan Dishub.
“Sekitar tiga puluh lima miliar. Tahun 2025 kemarin itu perkiraannya di angka 35 miliar,” jelas Heru.
Heru menambahkan revitalisasi Terminal Sungai Kunjang merupakan program prioritas Dishub Kaltim. Meski sempat tertunda karena efisiensi anggaran, pihaknya optimistis alokasi anggaran akan masuk tahun depan.
“Kami paham kemarin ada efisiensi. Kami terus memperjuangkan supaya tahun depan bisa mendapatkan alokasi. Alhamdulillah kalau informasinya tadi memang mengarah ke sana,” jelasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id