Pemkot Susun RKPD 2025, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: Jangan Melulu Infrastruktur

Rachman Wahid
143 Views

RKPD 2025 ini memuat berbagai program dan kegiatan yang dirancang untuk mewujudkan Samarinda sebagai kota yang nyaman, aman, dan sejahtera bagi warganya.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur, tengah berbenah diri. Di bawah kepemimpinan Andi Harun, kota ini bercita-cita menjadi “Kota Peradaban” yang modern, maju, dan berkelanjutan.

Visi ini tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025, yang diluncurkan baru-baru ini. RKPD 2025 ini memuat berbagai program dan kegiatan yang dirancang untuk mewujudkan Samarinda sebagai kota yang nyaman, aman, dan sejahtera bagi warganya.

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Ananda Fathurrozi menjelaskan bahwa fokus utama RKPD 2025 adalah pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Kita ingin membangun Samarinda yang modern dan berkelanjutan,” terangnya pada Musrenbang RKPD 2025 yang digelar di Hotel Mercure Samarinda, Selasa (26/3/2024).

Untuk itu, perlu fokus pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan drainase. Serta juga perlu meningkatkan kualitas SDM agar mampu bersaing di era globalisasi. Dan tak lupa, kita juga harus menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Ia pun membeber sejumlah capaian indikator makro 2023 dan target 2025. Seperti Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 82,32 pada 2023 menjadi 83,40 pada 2025. Menurunkan tingkat kemiskinan dari 4,81 persen pada 2023 menjadi 4,36 persen pada 2025. Menurunkan tingkat pengangguran terbuka dari 5,92 persen pada 2023 menjadi 4,31 persen pada 2025. Serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 8,62 persen pada 2023 menjadi 8,82 persen pada 2025.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti, menyatakan harapannya agar tahun 2025 menjadi tahun zero stunting bagi Samarinda. Meskipun tidak dapat zero kemiskinan, tapi ia berharap angkanya dapat turun dari tahun sebelumnya.

“Hal ini harus bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” paparnya.

Politisi Demokrat ini menekankan pentingnya keselarasan antara pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). “Jangan hanya melulu pembangunan infrastruktur, tapi SDM-nya dilupakan. Porsinya kecil,” imbuhnya.

Ia menginginkan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kualitas hidup, dan kesehatan bagi masyarakat Samarinda. Anggaran senilai Rp4,45 triliun yang dialokasikan untuk tahun 2025 diharapkan dapat dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembangunan.

“Harapannya semua bisa disinkronkan, regulasinya, dan manfaatnya atau implementasinya ke masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }