MENU

Kasus Pungli PTSL Sungai Kapih Terus Berlanjut, Polisi Periksa Puluhan Saksi untuk Ungkap Aksi Para Tersangka

Kasus Pungli PTSL Sungai Kapih Terus Berlanjut, Polisi Periksa Puluhan Saksi untuk Ungkap Aksi Para Tersangka

Kasus pungli PTSL Sungai Kapih saat dirilis Polresta Samarinda pada Senin (11/10/2021) kemarin dan masih terus dikembangkan hingga saat ini. (Akurasi.id/Zulkifli)

Kasus Pungli PTSL Sungai Kapih Terus Berlanjut, Polisi Periksa Puluhan Saksi untuk Ungkap Aksi Para Tersangka
Kasus pungli PTSL Sungai Kapih saat dirilis Polresta Samarinda pada Senin (11/10/2021) kemarin dan masih terus dikembangkan hingga saat ini. (Akurasi.id/Zulkifli)

Kasus pungli PTSL Sungai Kapih terus berlanjut, Polisi periksa puluhan saksi untuk ungkap aksi para tersangka. Korps Bhayangkara sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Terdiri dari 15 pemohon dan 26 RT yang warganya melakukan sertifikasi lahan.

Akurasi.id, Samarinda Kasus pungutan liar (Pungli) Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan masih terus berlanjut.

Unit Tipidikor Satreskrim Polresta Samarinda masih terus mendalami keterangan dari kedua tersangka pungli  yang dilakukan mantan Lurah Sungai Kapih Edi Apriliansyah dan rekannya Rusli.

Artikel Terkait

Sejauh ini Korps Bhayangkara sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Terdiri dari 15 pemohon dan 26 RT yang warganya melakukan sertifikasi lahan. Disebutkan, bahwa pada saat sosialisasi digelar Kelurahan Sungai Kapih dan Badan Pertanahan Nasional, program PTSL dipastikan tidak dipungut biaya.

“Kami minta keterangan saat sosialisasi itu bagaimana,” ungkap Kanit Tipidikor Satreskrim Polresta Samarinda Iptu Abdillah Dalimunthe saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021) sore tadi.

Lanjut Dalimunthe, saat sosialisasi PTSL disampaikan warga hanya dibebankan biaya sebesar Rp250 ribu dalam hal registrasi. Selebihnya tidak ada diminta pungutan lain. Seperti apa yang telah diselewengkan oleh mantan Lurah Sungai Kapih dan rekannya itu.

“Kalau pada saat sosialisasi karena ada dari pihak BPN, ya pastinya dia ini menyampaikan sesuai aturan. Kalaupun ada registrasi, itu  hanya Rp250 ribu saja dari pemerintah. Cuman pada saat pelaksanaan tersangka Rusli melakukan pungutan biaya tambahan lainnya,” terangnya.

Pungutan biaya Rp1,5 juta yang dipatok tersangka Rusli dan Edi Apriliansyah dipastikan hanya akal akalan untuk meraup keuntungan. Rusli yang mendapatkan mandat sebagai koordinator penyelenggara PTSL melakukan pungutan biaya saat warga mengajukan permohonan sertifikasi tanah.

“Pada saat warga mengajukan berkas disampaikan langsung sama tersangka sebagai koordinator, kalau biayanya segini (Rp 1,5 juta) perkavelingannya. Warga ya manut aja, karena memang tidak mengerti,” bebernya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota ini juga mengatakan, bahwa ada indikasi permainan Rusli ketika memungut uang dari warga yang dilakukannya seorang diri diluar dari perjanjiannya dengan Edi.

Seperti diketahui, dalam pungli PTSL Sungai Kapih, praktiknya kedua rekanan tersebut mematok tarif Rp1,5 juta untuk per kaveling tanah yang diajukan pemohon dalam program PTSL. Para pemohon yang mengajukan diri juga dipungut Rp100 ribu. Penyimpangan ini dilakukan keduanya sejak awal November 2020 lalu.

Total ada 1.500 pemohon yang diduga dimintai pungutan biaya oleh kedua tersangka. Namun Rusli tanpa sepengetahuan Edi diduga melakukan pungutan lebih dari itu. Yakni meminta uang pengurusan dokumen PTSL berdasarkan kelas tanah.

Permintaan itu dilakukan Rusli setelah dokumen pemohon dikumpulkan di Aula Kelurahan. Awalnya para pemohon akan diberikan lembaran persyaratan. Salah satunya membayar uang Rp1,5 juta. Sebelum persyaratan ditandatangani oleh pemohon di atas materai. Rusli memberikan pengertian kepada pemohon terkait sejumlah biaya lain berdasarkan kelas tanah.

Dalam pembagian kelas tanah ini, Rusli mengaturnya dengan dua kategori. Untuk tanah yang berlokasi strategis di Jalan Sejati dan Jalan Pendekat Mahkota masuk dalam kategori satu. Untuk dikategori ini, pemohon dipatok harga Rp2,5 juta. Sedangkan bagi tanah yang berada di Jalan Tatako, Jalan Kehewanan dan Rapak Mahang dikenakan biaya Rp1,5 juta.

Jika ditotal, maka dari pungutan yang dilakukan keduanya berkisar Rp3,1- 4,1 juta dari setiap berkas PTSL per kaveling atau seluas 200 meter persegi.

“Ada indikasi yang dibedakan kategori l. Namun itu permainan tersangka Rusli sendiri. Kalau misalnya lokasi tanah dipinggir jalan dan strategis biaya dilebihkan. Ada beberapa seperti itu, tapi tidak semua dilakukan seperti itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Rusli diduga turut  menambahkan beban biaya kepada pemohon. Yang dihitung dari luas tanah yang hendak disertifikasi. Dijelaskan kalau harga perkavelingan di patok Rp1,5 juta. Namun apabila luasan lahan lebih luas dari 10×20 meter, maka biayanya akan ditambah lagi oleh Rusli.

“Dan ada yang punya 4 kaveling, jadi biayanya tinggal dikalikan perkavelingannya ada berapa, dengan harga Rp1,5 juta. Dan ini juga permainan tersangka Rusli itu sendiri,” imbuhnya.

Kendati keduanya memiliki keterkaitan dalam melakukan pungli PTSL Sungai Kapih, namun hanya Rusli yang paling banyak memiliki peran dalam merampok uang masyarakat.

“Untuk kategori seperti itu cara dia (Rusli) cari (untung) lebih sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, disinggung mengenai Rusli yang mentransfer Edi Apriliansyah sebesar Rp45 juta. Dalimunthe menjelaskan, bahwa itu merupakan permintaan Edi Apriliansyah dengan dalih sebagai utang.

“Alibinya uang dari pungli itu ditransfer karena lurah pinjam (utang). Kalau pinjam kan ditransfer langsung (Rp45 juta). Tapi ini ditransfer bertahap sebanyak tiga kali. Mulai dari tanggal 2, 3, 4 Oktober. Setiap kali transfer  Rp15 juta. Kalau di total Rp45 juta,” katanya.

Uang hasil pungli itu kemudian digunakan tersangka Edi Apriliansyah untuk keperluan pribadi. Kemudian diungkapkan bahwa Rusli menerima mandat sebagai koordinator PTSL di Kelurahan Sungai Kapih berdasarkan surat yang dibuat oleh Edi Apriliansyah sendiri.

“Di dalam surat itu tidak disertakan untuk pembagian hasil. Jadi kemungkinan terkumpul dulu baru dibagi berapa-berapa persen. Tapi dari pengakuan dua tersangka juga, tidak ada disebutkan berapa pembagiannya,” ujarnya.

Terkait uang hasil pungli sebesar Rp170 juta yang telah habis digunakan untuk biaya operasional Rusli masih diselidiki polisi. Yang mana polisi mencium adanya dugaan yang mengarah pada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kami masih telusuri mengalir ke mana saja. Kalau terbukti ada TPPU semua barang yang dibelanjakan ikut disita. Sementara ini mengakunya untuk biaya operasional,” pungkasnya. (*)

Penulis : Zulkifli
Editor: Rachman

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp