MENU

Tak Jera Masuk Penjara, Paklik dan Pakde Kembali Masuk Bui karena Curi 8 Motor

Tak Jera Masuk Penjara, Paklik dan Pakde Kembali Masuk Bui karena Curi 8 Motor

Ponidi dan Ruslan alias Paklek dan Pakde saat diamankan jajaran Polsek Samarinda Seberang bersama delapan motor hasil curiannya. (Zulkifli/Akurasi.id)

Tak Jera Masuk Penjara, Paklik dan Pakde  Kembali Masuk Bui karena Curi 8 Motor
Ponidi dan Ruslan alias Paklek dan Pakde saat diamankan jajaran Polsek Samarinda Seberang bersama delapan motor hasil curiannya. (Zulkifli/Akurasi.id)

Tak jera masuk penjara, Paklik dan Pakde  kembali masuk bui karena curi 8 motor. Modus yang digunakan Paklik yakni dengan cara berpatroli jalan kaki mencari pemilik kendaraan yang lengah meninggalkan kunci kontak kendaraannya.

Akurasi.id, Samarinda – Dikurung dalam kerangkeng besi selama 2 tahun 6 bulan, rupanya Ponidi alias Paklik dan Ruslan alias Pakde tak jera masuk penjara.

Artikel Terkait

Sebab kedua residivis pelaku pencurian kendaraan bermotor alias curanmor ini kembali diamankan polisi sebab menggasak 8 unit motor di Kota Tepian.

Untuk diketahui, 8 kendaraan roda dua itu digasak para pelaku dari lokasi yang berbeda-beda. Paklik diketahui berperan sebagai eksekutor dan Pakde yang bertugas melakukan penjualan.

Modus yang digunakan Paklik yakni dengan cara berpatroli jalan kaki mencari pemilik kendaraan yang lengah meninggalkan kunci kontak kendaraannya.

Aksi curanmor tersebut akhirnya terungkap pada Selasa (28/9/2021) di Jalan Pattimura, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang yang mana bermula dari maraknya keresahan warga yang kehilangan sepeda motor dan melaporkannya ke Polsek Samarinda Seberang.

“Anggota kemudian melakukan penyelidikan di Jalan Pattimura pukul 02.00 Wita (pada Selasa 28 September), tepatnya di belakang stan ojek  saat pelaku hendak memasang pelat kendaraan (yang baru dicurinya),” ucap Kapolsek Samarinda Seberang I Made Anwara melalui Kanit Reskrim, Iptu Dedi Septriadi, Selasa (5/10/2021) siang.

Curiga dengan gelagat Paklik, polisi saat ini langsung menangkap dan menginterogasinya. Tak membutuhkan waktu lama, Paklik akhirnya mengaku bahwa ia memang telah melakukan aksi curanmor beberapa waktu terakhir.

“Kemudian kami kembangkan dan di dapati pelaku juga ada mencuri di Jalan Otista (Otto Iskandardinata), Jalan Harun Nafsi, Jalan Apt Pranoto, Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Pattimura,” beber Dedi.

Dari semua lokasi pencurian tersebut, sedikitnya petugas mendapati tiga motor bebek dan lima motor matik dengan rincian Honda Lexy warna putih bernopol KT 7168,  Yamaha Jupiter MX, Honda Grand, Honda Scoopy, Yamaha Mio Soul dan Honda Kharisma tanpa plat nomor.

“Dari delapan kendaraan yang diamankan, pelaku hanya mengakui enam saja yang dia curi karena duanya mengaku beli sendiri. Tapi itu kan pengakuannya dia, yang jelas kami masih coba dalami dan kembangkan lagi,” tambahnya.

Lanjut Dedi, setelah mengamankan Paklik, polisi selanjutnya mengantongi nama Pakde yang turut serta membantu pelaku pertama menjual motor hasil curian. Dari setiap penjualan, Pakde biasanya meraup untung Rp100-300 ribu dari harga per unit yang dijual mulai Rp600 ribu hingga Rp1 juta.

“Pelaku ini (Pakde) kami amankan setelah ada pengembangan dari pelaku pertama. Pelaku (Pakde) kami amankan di rumahnya Jalan Kurnia Makmur. Sekarang kasus keduanya masih terus kami kembangkan,” kuncinya.

Sementara itu pengakuan Paklik kepada awak media ia nekat kembali berulah sebab bingung tak memiliki penghasilan tetap. Selepas dari penjara, Paklik hidup luntang-lantung tanpa pekerjaan. Merasa terimpit persoalan ekonomi, Paklik akhirnya memilih jalan pintas dan kembali melakukan aksi curanmor.

“Ya bingung pak enggak ada pekerjaan. Uangnya juga buat makan sehari-hari sama buat beli rokok,” tutur Paklik.

Ditanya lebih jauh soal bagaimana ia melancarkan aksinya, Paklik mengaku ia hanya melakukan pola sederhana dengan patroli jalan kaki mencari pemilik motor yang lalai meninggalkan kunci kontak kendaraannya.

“Ya keliling-keliling saja pak jalan kaki. Kalau ada ketemu motor yang kuncinya ketinggalan baru saya ambil,” tambahnya.

Sementara Pakde yang membantu Paklik menjual motor curian mengaku kasihan dengan kerabatnya itu. Sebab setelah istri Paklik meninggal dan ia keluar penjara menjadi pengangguran, Paklik kerap terlihat tak bersemangat sebab tak memiliki penghasilan.

“Iya saya tahu itu motor curian. Kasihan saja pak liat dia lemas terus di kamar enggak ada penghasilan. Saya bantu jual juga enggak ambil (untung) banyak. Cuman Rp100-300 ribu saja,” tutur Pakde.

Apa pun alasannya, tindakan kedua pelaku jelas berlawanan dengan hukum. Akibat perbuatan tersebut, kedua pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal berbeda. Ponidi selaku eksekutor disangkakan Pasal 362 KUHP dan Ruslan sebagai penadah disangkakan Pasal 480 KUHP. (*)

Penulis : Zulkifli

Editor: Rachman

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp