Banyak Proyek Infrastruktur di Samarinda Terlambat Selesai, Novan Minta OPD Segera Dievaluasi

Devi Nila Sari
64 Views

Dewan soroti lambatnya progres proyek infrastruktur di Samarinda. Minta pemkot segera tinjau kinerja OPD.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda Sekertaris Komisi III DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie menyoroti keterlambatan pembangunan infrastruktur di Samarinda. Pasalnya, di akhir masa jabatan wali kota Samarinda, masih ada kegiatan pemkot yang belum selesai.

Seperti, Teras Samarinda, terowongan, lampu penerangan jalan umum (LPJU). Termasuk, kegiatan proyek PDAM yang juga belum selesai hingga saat ini.

Berkenaan dengan itu, ia meminta, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera meninjau kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Agar keterlambatan tidak semakin berlarut dan berujung masalah.

“Ini sudah masuk April dan melewati triwulan pertama. Pemkot seharusnya selalu melakukan peninjauan kembali. Agar kinerja OPD bisa lebih didorong dan pekerjaan selesai sesuai kesepakatan,” ucapnya.

Ia menyebut, pembangunan infrastruktur yang ada sudah dilakukan beberapa kali perpanjangan masa kerja. Seperti pembangunan Teras Samarinda, awalnya ditargetkan selesai tahun 2023, kemudian diperpanjang hingga Februari 2024, namun sampai saat ini belum terselesaikan.

Selain itu, pembangunan LPJU yang menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Samarinda. Dinas Perkim menargetkan sekitar 13.000 titik LPJU, namun hanya sekitar 900 titik LPJU yang dapat direalisasikan hingga saat ini.

“Jangan hanya diserahkan kepada pihak swasta. Baik, cukup membantu. Tapi, ada hal-hal yang harus langsung ditangani oleh pemerintah,” tegasnya.

Ia berharap, ada peningkatan yang dilakukan oleh pemkot dalam proses pembangunan tersebut. Pun mengefektifkan pengeluaran pemerintah terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat.

Sebab, adanya pembangunan mega proyek tersebut cenderung mengesampingkan aspirasi lain. Di mana, hal menjadi kebutuhan utama, seperti LPJU dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

“Saya melihat, kita terlalu fokus dengan pembangunan infrastruktur yang besar. Tetapi, kebutuhan masyarakat masih banyak kekurangan,” tutupnya. (Adv/dprdsamarinda)

Penulis: Dhion
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }