Desa Bhuana Jaya berhasil meraih juara pertama dalam lomba Desa Digital tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Prestasi ini membuktikan bahwa desa di Kaltim mampu bersaing di era digital.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya mendorong desa-desa di wilayahnya untuk go digital. Hal ini terlihat dari gelaran lomba Desa Digital pada Anugerah Desa Membangun 2024 yang baru saja usai. Desa Bhuana Jaya di Tenggarong Seberang berhasil meraih juara pertama dalam ajang bergengsi ini.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kaltim, Puguh Harjanto, mengungkapkan bahwa lomba desa digital ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi.
“Tahun ini, kami ingin semua desa di Kaltim terlibat aktif dalam transformasi digital,” ujar Puguh di Samarinda, Senin (21/10/2024).
Lebih lanjut, Puguh menjelaskan bahwa lomba ini juga menjadi ajang evaluasi untuk melihat sejauh mana kemajuan desa-desa dalam memanfaatkan teknologi digital.
Baca Juga
“Dari hasil evaluasi, kami akan mengetahui desa mana yang membutuhkan bantuan lebih lanjut dan kendala apa saja yang masih dihadapi,” imbuhnya.
Selain Desa Bhuana Jaya, Desa Bukit Raya dari Penajam Paser Utara (PPU) dan Desa Tapis dari Paser juga berhasil meraih prestasi dalam lomba ini.
“Keberhasilan desa-desa ini menunjukkan bahwa semangat digitalisasi di Kaltim semakin menguat,” kata Puguh.
Baca Juga
Puguh juga melihat adanya korelasi antara pembangunan infrastruktur digital dengan kesiapan desa. “Dengan adanya pembangunan tower-tower telekomunikasi, terutama di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di desa-desa sekitar,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Kaltim, kata Puguh, terus berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat desa. Tidak hanya itu, pihaknya juga mendorong para kepala desa untuk menjadi pemimpin digital yang mampu menggerakkan seluruh elemen desa dalam memanfaatkan teknologi.
“Dengan pendekatan digital, kita berharap potensi desa-desa di Kaltim dapat digali secara maksimal. Produk-produk lokal bisa lebih mudah dipasarkan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Puguh. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id