Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) tengah menata ulang strategi pembangunan kepemudaan. Salah satunya dengan menitikberatkan pada peningkatan peluang kerja dan penguatan kapasitas generasi muda. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tingginya jumlah lulusan muda yang belum terserap dunia kerja.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menyebutkan, dinamika pasar tenaga kerja saat ini menuntut penyesuaian kebijakan agar pembinaan pemuda lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan industri.
“Banyak anak muda kita yang sudah menyelesaikan pendidikan, tetapi belum mendapat pekerjaan sesuai kompetensinya. Karena itu, kami berupaya memperkuat pelatihan yang berbasis kebutuhan lapangan,” kata Ali.
Dispora Kukar akan menitikberatkan program pembinaan pada pengembangan keahlian lokal dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Melalui pendekatan ini, pemuda diharapkan mampu memanfaatkan potensi daerahnya untuk menciptakan peluang kerja mandiri.
Selain memperkuat kapasitas, Ali juga menegaskan pentingnya inklusivitas dalam setiap kebijakan kepemudaan. Ia memastikan, seluruh anak muda, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, mendapat kesempatan yang sama dalam program pemberdayaan.
Baca Juga
“Tidak boleh ada pemuda yang tertinggal. Semua berhak berpartisipasi dan berkembang sesuai kemampuannya,” tuturnya.
Untuk memperluas dampak program, Dispora Kukar membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan. Kerja sama lintas sektor ini dinilai penting untuk membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Ali menambahkan, sinergi antarperangkat daerah juga menjadi kunci agar program kepemudaan berjalan terintegrasi dengan pembangunan di bidang lain.
Baca Juga
“Dengan kolaborasi yang solid, kami ingin memastikan kebijakan kepemudaan benar-benar menyentuh kebutuhan generasi muda dan mampu memberikan hasil nyata bagi kemajuan Kutai Kartanegara,” tutupnya. (cor/advdisporakukar)
Penulis: Pewarta
Editor: Suci Surya Dewi