Kaltim.akurasi.id, Bontang – Babak kedua Lomba Yel-Yel High School Tax Olympic 2025 semakin memanaskan suasana Aula Pendopo Wali Kota Bontang, Sabtu (27/9/2025). Lima sekolah tampil energik membawakan jingle bertema perpajakan daerah, lengkap dengan variasi gerakan dan atraksi akrobat kecil yang sukses menghibur penonton.
Sekolah-sekolah yang tampil dalam sesi ini adalah MA DDI Bontang, SMKN 4 Bontang, SMK Putra Bangsa, SMA IT DHBS, dan SMA YPVDP Bontang. Dengan waktu tampil hanya dua menit, masing-masing tim berusaha memberikan penampilan maksimal melalui lirik kreatif, yel kompak, dan koreografi yang atraktif.
Sorak-sorai penonton menggema ketika tiap tim mulai beraksi. Kreativitas pelajar terlihat dari cara mereka menyelipkan pesan edukasi pajak ke dalam jingle yang mudah diingat. Tidak hanya bernyanyi dan berteriak penuh semangat, beberapa tim juga menambahkan gerakan akrobat kecil-kecilan yang membuat suasana kompetisi semakin meriah.
Meskipun properti yang digunakan sederhana, penampilan para peserta tetap terlihat menarik dan mampu menyampaikan pesan penting yakni pajak adalah kewajiban yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Lomba yel-yel ini merupakan bagian dari rangkaian High School Tax Olympic 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang. Plt Kepala Bapenda Bontang, Syahruddin, mengatakan bahwa melalui lomba ini pihaknya ingin menghadirkan cara baru dalam menyampaikan literasi perpajakan.
Baca Juga
“Anak-anak kita diajak memahami pajak bukan hanya lewat teori, tapi juga lewat kreativitas. Dengan yel-yel, mereka bisa belajar bahwa pajak adalah kewajiban yang menyenangkan untuk dipahami,” ujar Syahruddin.
Lomba yel-yel tahun ini diikuti oleh 12 sekolah. Setiap tim beranggotakan sekitar 10 pelajar yang saling bekerja sama menyusun lirik, musik, dan gerakan. Kompetisi ini bukan hanya tentang kreativitas, tetapi juga kekompakan dan keberanian tampil di depan umum.
Dengan penampilan babak kedua ini, kompetisi semakin mendekati klimaks. Tim-tim terbaik akan melaju untuk menentukan siapa yang berhak menyandang gelar juara Lomba Yel-Yel High School Tax Olympic 2025.
Baca Juga
Ajang ini sekaligus menegaskan komitmen Bapenda Bontang untuk menumbuhkan literasi perpajakan sejak dini, melalui pendekatan yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan.
Menurut Syahruddin, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus menyerap pesan penting tentang peran pajak bagi pembangunan daerah.
“Harapan kami, pelajar yang ikut serta bisa menjadi agen literasi pajak di lingkungannya,” pungkasnya. (adv/bapendabontang/cha/uci)
Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi