Oppa Datang ke Samarinda! EBIFF 2025 Buka Peluang Bertemu Delegasi Korea

Fajri
By
60 Views

Delegasi Korea Selatan dipastikan hadir di EBIFF 2025 di Samarinda. Festival budaya ini jadi ajang pertemuan seni dunia dan peluang interaksi lintas negara.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Demam K-Pop masih merajai Kalimantan Timur, terutama di kalangan generasi Z. Kini, impian untuk bertemu langsung dengan perwakilan dari Negeri Ginseng bisa segera terwujud. Dalam ajang East Borneo Folklore Festival (EBIFF) 2025, delegasi dari Korea Selatan dipastikan akan hadir di Samarinda pada 24–29 Juli 2025 mendatang.

Kehadiran mereka diyakini tak hanya membawa unsur budaya tradisional Korea, tapi juga akan menyulut antusiasme para pencinta musik K-Pop, drama Korea, hingga tren fesyen khas negeri tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, A Khalik, mengatakan bahwa selain delegasi Korea, akan hadir pula perwakilan dari Rusia, Rumania, Polandia, dan India.

“Untuk peserta lokal, kami mengundang delegasi dari 10 kabupaten/kota di Kaltim serta beberapa dari luar provinsi, seperti Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara,” jelasnya saat ditemui di Samarinda, Kamis (10/7/2025).

Namun ia mengakui, tidak semua daerah dapat berpartisipasi karena keterbatasan anggaran. Hingga saat ini, yang telah memastikan kehadiran terdiri dari 6 provinsi dan 8 kabupaten/kota.

“Kami masih menunggu konfirmasi dari Kalimantan Utara dan Mahakam Ulu. Kami berharap mereka juga bisa turut serta,” tambah Khalik.

Harmoni Seni dari Seluruh Dunia di Tanah Borneo

Mengusung tema “Symphony in the World of East Borneo”, Dispar Kaltim ingin menjadikan Bumi Etam sebagai tuan rumah pertemuan seni rakyat dari berbagai belahan dunia. Festival ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang tontonan, tetapi juga ruang kolaborasi dan pertukaran budaya.

“Pengunjung tidak hanya bisa menonton pertunjukan, tetapi juga menjalin hubungan langsung dengan delegasi dari luar negeri,” ungkap pria yang akrab disapa Awang itu.

Ia bahkan membagikan kisah inspiratif dari perhelatan tahun lalu.

“Waktu itu ada panitia lokal yang berteman dengan delegasi Korea. Hubungan mereka terus terjalin hingga akhirnya dia bisa kuliah di Korea. Inilah kekuatan acara seni seperti ini—membangun koneksi dan membuka peluang masa depan,” jelasnya. (Adv/diskominfokaltim/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }