MENU

Pergub Kaltim Santunan Covid-19 Rp10 Juta Rampung, Berikut Syarat Mendapatkannya

Pergub Kaltim Santunan Covid-19 Rp10 Juta Rampung, Berikut Syarat Mendapatkannya

Kepala Dinsos Kaltim M Agus Hari Kesuma saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Pergub Kaltim Santunan Covid-19 Rp10 Juta Rampung, Berikut Syarat Mendapatkannya
Kepala Dinsos Kaltim M Agus Hari Kesuma saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Pergub Kaltim santunan Covid-19 Rp10 juta rampung, Berikut syarat mendapatkannya. Untuk mengakomodir Pergub Kaltim santunan Covid-19 Rp10 juta tersebut, Pemprov Kaltim telah menyiapkan dana sebesar Rp50 miliar.

Kaltim.Akurasi.id, Samarinda – Pemprov telah merampungkan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 40 Tahun 2021 terkait pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia diakibatkan Covid-19. Untuk itu, proses verifikasi berkas akan segera dilaksanakan di setiap kabupaten/kota.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim Agus Hari Kesuma mengatakan, Pergub Kaltim santunan Covid-19 dimaksudkan mengatur tentang ketentuan pihak-pihak yang dianggap berhak menerima santunan. “Tentu ada aturan siapa saja yang bisa mendapatkan. Yang jelas beberapa item terkait status meninggalnya,” terangnya, pada Senin (18/10/2021).

Artikel Terkait

Dalam hal mekanisme penyaluran santunan, dikatakan Agus, surat edaran terkait verifikasi dan pendataan telah ditandatangani Gubernur Kaltim Isran Noor dan disampaikan kepada pemerintah kabupaten/kota.

Kemudian, pendaftaran penerima santunan akan dihimpun setiap kabupaten/kota dan diserahkan ke pemprov sebagai penerima santunan. Setelah itu, Dinsos Kaltim akan kembali melakukan verifikasi dan validasi data terkait siapa saja yang bisa atau berhak mendapatkan santunan.

“Yang banyak itu kami lakukan validasi lagi, habis dari kabupaten/kota kami periksa persyaratannya. Lalu data itu akan kami sampaikan ke Bank Kaltimtara dengan dilampirkan pergub. Nanti diinput, lalu langsung ditransfer melalui rekening senilai Rp10 juta,” terangnya.

Penerima santunan ini akan dibatasi menyesuaikan keuangan Pemprov Kaltim. Agus mengatakan, apabila keuangan memungkinkan bisa jadi penerima santunan tidak dilakukan pembatasan. “Yang jelas kami himpun dulu, kalau ada uangnya pasti kami masukkan,” kata dia.

Baca Juga  Ketua DPRD Bontang Sarankan UMK Naik Minimal Rp 100 ribu

Adapun santunan diberikan berdasarkan kriteria sebagai berikut:

  1. Meninggal dunia dikarenakan terkonfirmasi Covid-19 saat dilakukan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang dibuktikan dengan surat hasil pemeriksaan PCR atau antigen yang tercatat di New All Record (Nar);
  2. Meninggal dunia dikarenakan probable Covid-19 saat dilakukan perawatan di instalasi kesehatan yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan;
  3. Meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19 pada saat menjalani isolasi di pusat karantina/isolasi mandiri terpadu yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Baca Juga  Hadapi Resesi Global 2023, Anggota DPRD Minta Pemkot Siapkan Strategi

Adapun dokumen administrasi yang harus dilengkapi, diantaranya:

  1. Fotokopi KTP dan KK Ahli Waris
  2. Fotokopi KTP dan KK korban
  3. Fotokopi surat keterangan kematian dari fasilitas pelayanan kesehatan atau rumah karantina/isolasi terpadu dan hasil pemeriksaan PCR dan atau Antigen yang tercatat di New All Record (NAR) bagi yang terkonfirmasi Covid-19.
  4. Fotokopi surat keterangab kematian dari rumah sakit dan resume medis dari rumah sakit bagi korban probable Covid-19
  5. Fotokopi buku tabungan Ahli Waris
  6. Fotokopi surat pernyataan Ahli Waris dan surat kuasa Ahli Waris yang diketahui eh pejabat yang berwenang dan telah dilegalisir.

Pendataan sendiri akan dilakukan oleh Dinsos kabupaten/kota yang kemudian akan disampaikan kepada Dinsos Kaltim.

Baca Juga  DPRD Bontang Gelar Turnamen Badminton, Total Hadiah Rp 100 Juta

Pemprov Siapkan Rp50 Miliar, Pendataan Dibatasi Hingga 30 Oktober 2021

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi mengatakan, instruksi terkait verifikasi data calon penerima santunan telah disampaikan kepada setiap kabupaten/kota per hari ini. Yang mana pengumpulan berkas dibatasi hingga 30 Oktober 2021.

“Sebelumnya Pergub Kaltim santunan Covid-19 sudah kami sampaikan, tapi pelaksanaan menunggu edaran resminya. Terkait nanti berapa datanya (penerima santunan) kami tunggu 30 Oktober melalui SK Gubernur,” tuturnya.

Pencairan dana santunan tidak dilakukan bertahap dan ditarget telah disalurkan kepada penerima yang berhak pada November, mengingat pencatatan keuangan harus dilakukan sebelum tutup buku. Semua santunan akan disalurkan melalui rekening atau tidak cash.

Baca Juga  Aksi Solidaridas, Warga Sunda Bontang Gelar Galang Dana hingga Buka Posko Bencana Gempa Cianjur

Sebagai informasi, anggaran yang disediakan bagi santunan ahli waris adalah sekitar Rp50 miliar. Apabila merunut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim data masyarakat yang meninggal dikarenakan Covid-18 sebanyak 5.357. Namun, menurut Achmad, jumlah penerima santunan akan kurang dari total tersebut lantaran adanya verifikasi berkas yang harus dilalui.

Sementara terkait pencairan dana nantinya, pihaknya pun berharap semua menggunakan Bank Kaltimtara untuk menghindari pemotongan biaya administrasi apabila menggunakan bank lain. “Jadi nanti melalui SK kami kasih ke BPD tinggal dibuatkan rekening. Mereka menyatakan siap menyalurkan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp