MENU

Rumah Pemotongan Hewan Kurang Maksimal, Andi Harun Lakukan Pembenahan

Rombongan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan peninjauan di salah satu rumah pemotongan hewan di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Rombongan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan peninjauan di salah satu rumah pemotongan hewan di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Rombongan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan peninjauan di salah satu rumah pemotongan hewan di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
Rombongan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan peninjauan di salah satu rumah pemotongan hewan di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Pemkot Samarinda berencana melakukan penataan dengan membangun infrastruktur rumah pemotongan hewan atau rumah pemotongan unggas menjadi lebih modern. Guna mengakomodir lebih banyak hewan dan membuat kinerja rumah pemotongan menjadi lebih efisien.

Akurasi.id, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun melirik potensi rumah pemotongan hewan (RPH) atau rumah pemotongan unggas (RPU) beserta pasar hewan di Samarinda. Menurutnya, kinerja RPH dan RPU yang ada sekarang belum tergarap secara maksimal atau belum representatif.

Artikel Terkait

Sementara, sebagai Ibu Kota Kaltim, Samarinda memiliki kebutuhan akan daging yang besar. Orang nomor satu di Kota Tepian itu pun melihat adanya potensi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pemanfaatan aset tersebut. Salah satunya, dengan memaksimalkan kinerja RPH dan RPU sebagai tempat penitipan dan pemotongan dengan sistim sewa.

Baca Juga  Turun ke Jalan, Wagub Bagikan 1000 Bendera Merah Putih ke Masyarakat

Andi Harun mengungkapkan, untuk itu Pemkot Samarinda berencana melakukan penataan dengan membangun infrastruktur RPH dan RPU menjadi lebih modern. Guna mengakomodir lebih banyak hewan dan membuat kinerja rumah pemotongan menjadi lebih efisien.

Dengan perencanaan tersebut, kandang hewan akan dipugar agar lebih bersih dan tidak berbau. Selain itu, pembenahan juga akan dilakukan pada pasar hewan yang terletak di seberang RPH secara permanen. Dengan luasan lahan di ketiga aset tersebut mencapai 30 hektar.

“Ini adalah barang mahal, barang mewah. Hanya kurang dukungan pemerintah,” terangnya di sela-sela kegiatan peninjauan rumah pemotongan hewan dan RPU di Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Senin ( 7/3/2022).

Pemkot Samarinda Mematangkan Perencanaan

Sebagai langkah awal, ia mengungkapkan, pihaknya akan mematangkan perencanaan pemanfaatan aset tersebut dan menghubungkannya dengan masterplan. Pembagian tugas pun sudah dilakukan bersama dinas-dinas terkait.

Tidak hanya berencana melakukan pembenahan rumah pemotongan, ia juga akan melakukan pembenahan infrastruktur jalan di daerah tersebut. Sebab, akses jalan ke RPU di Tanah Merah masih terputus dan sulit dijangkau.

“Kalau tidak bisa tahun ini (pembangunan atau pembenahan) maka paling lambat akan dilaksanakan tahun depan. Pokoknya daya dukung infrastruktur akan kami beri untuk memberi manfaat nilai ekonomi, baik bagi masyarakat maupun penambahan PAD,” ungkapnya.

Baca Juga  Porprov Bapor Korpri Akan Pertandingkan 9 Cabor

Sementara mengenai nilai anggaran yang akan digunakan atau potensi pendapatan rumah pemotongan, masih akan dikaji lebih lanjut. Untuk memaksimalkan produktivitas aset, kerjasama pun akan dilakukan dengan menggaet pihak ketiga.

“Kami memiliki harapan, agar kebutuhan daging di Samarinda tidak hanya menjangkau masyarakat Samarinda saja, namun juga memberi manfaat kepada kabupaten/kota di sekitar Samarinda,” ucapnya.

Selain itu, ia menegaskan, akan mendorong instansi terkait untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 27 Tahun 2006 yang mewajibkan seluruh hewan ternak dipotong di RPH atau RPU yang ditunjuk Pemkot Samarinda. Sebab, setiap tahunnya pemkot kehilangan pemasukan sekira 33ribu unggas yang seharusnya menjadi PAD Samarinda.

“Berarti kan terjadi kebocoran nih. Karena daging dari luar tidak bisa dibendung, padahal sudah ada perwali dan perdanya,” terangnya.

Baca Juga  Pemerintah Dorong Penyandang Disabilitas Miliki Dokumen Kependudukan

Alasan Kebocoran PAD

Kepala UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kartika Hatmisari mengungkapkan, kinerja RPU atau RPH belum dapat dilakukan dengan maksimal sebab ada keterbatasan-keterbatasan. Salah satunya, kondisi kandang dan pemotongan yang masih tradisional.

Padahal, setiap penitipan dan pemotongan hewan berupa sapi, kambing atau babi, dikenai biaya Rp33 ribu. Sementara, untuk ayam dikenai biaya Rp110 per ekornya. Harga tersebut telah sepaket dengan penitipan dan pemotongan.

“Seandainya RPH dapat melakukan sistim pemotongan dengan lebih higienis, saya kira pangsanya akan lebih luas. Karena permintaan dari katering dan hotel banyak. Apabila RPH dan RPU dapat memenuhi itu, maka akan meningkatkan PAD,” ungkapnya.

Baca Juga  Jajal Industri Digital, Wagub: Gerakan 1000 Startup Dorong Terciptanya Entrepreneur Baru

Sementara, RPH dan RPU memiliki keterbatasan anggaran untuk melakukan pemugaran. Sehingga, hingga saat ini pemotongan hanya dilakukan secara tradisional dengan modal banting dan pisau.

“Untuk menyediakan sistim semi modern memerlukan modal besar. Belum listrik dan peralatannya. Padahal, RPH dan RPU telah memiliki sertifikat pemotongan halal dan dilakukan ahli,” terangnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Maskuri menambahkan, selama 2021 RPH dan RPU memberikan kontribusi PAD sekitar Rp340 juta untuk PAD Samarinda. Namun, ia meyakini, kontribusi PAD dapat tergarap lebih maksimal dengan adanya kandang dan peralatan yang representatif.

“Selama ini kami memiliki rencana untuk meningkatkan aktifitas dengan meningkatkan fasilitas jalan dan layanan. Namun, memang segala sesuatunya harus diperhitungkan kembali. Seperti biaya penitipan dan pemotongan. Harus disesuaikan lagi karena adanya kenaikan-kenaikan harga seperti listrik dan lainnya,” ungkapnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp