BirokrasiHeadline

54 Sekolah di Samarinda Dapat Izin PTM, Rusmadi: Jika Melanggar Prokes Bisa Ditangguhkan

54 Sekolah di Samarinda Dapat Izin PTM, Rusmadi: Jika Melanggar Prokes Bisa Ditangguhkan
Wawali Samarinda Rusmadi saat berbicara mengenai pelaksanaan PTM di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akuras.id)

54 Sekolah di Samarinda Dapat Izin PTM, Rusmadi: Jika Melanggar Prokes Bisa Ditangguhkan. Selain itu, Rusmadi mengimbau, agar 54 sekolah di Samarinda dapat izin PTM memperhatikan aspek prokes, karena kesehatan dan keselamatan pelajar yang dipertaruhkan.

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah memberikan rekomendasi terhadap sekolah-sekolah yang diizinkan melaksanakan Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas. Pelaksanaan PTM ini rencananya akan mulai dijalankan pada 20 September 2021 mendatang.

Perizinan tersebut diberikan kepada 54 sekolah di Samarinda. Rekomendasi perizinan termuat dalam surat dengan nomor 420/1227/100.01 tentang penyampaian rekomendasi izin pelaksanaan PTM terbatas pada kebijakan PPKM Level 3 yang ditetapkan sejak 13 September 2021 lalu.

Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Rusmadi mengatakan, saat ini pemkot terus mendorong pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar dan guru demi percepatan kegiatan PTM. “Pak Wali Kota juga sudah setuju. Tinggal kesiapan sekolah saja lagi,” kata dia, disela-sela kegiatan vaksinasi di FKIP Unmul, Kamis (17/9/2021).

Pemkot pun dikatakannya telah memiliki komitmen dengan sekolah-sekolah termasuk guru untuk melaksanakan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin, termasuk menyediakan tempat cuci tangan maupun pelaksanaan prokes lainnya di sekolah.

“Kami tidak akan mengizinkan sekolah tanpa melengkapi perlengkapan prokesnya. Maka dari itu kami selalu imbau bagi seluruh masyarakat untuk disiplin prokes,” ucapnya.

Begitupun mengenai pelaksanaan PTM nantinya, Rusmadi menegaskan, akan menangguhkan izin sekolah yang kedapatan melanggar atau tidak melaksanakan prokes dengan disiplin.

“Kalau seandainya ada pelanggaran nanti kami hentikan sementara. Seiring melihat kondisi saat pelaksanaan PTM. Ini kan belum. Kalau yang kemarin kan lancar dan aman,” ujarnya.

Adapun sekolah-sekolah yang memiliki rekomendasi izin untuk melaksanakan PTM, diantaranya:

Data sekolah tangguh Covid-19 (STC)-1, 14 sekolah:

SMP Negeri

1. SMPN 42 Berambai
2. SMPN 23 Makroman
3. SMPN 30 Pampang

SMP Swasta

4. SMP Islam Islamic Center
5. SMP Nabil Husein
6. SMP IT Madina

SD Negeri

7. SDN 002 Samarinda Utara/Berambai
8. SDN 010 Sambutan
9. SDN 016 Samarinda Utara/Pampang

SD Swasta

10. SD Islam Islamic Center

TK/KB Negeri

11. TKN 3 Samarinda/Palaran
12. TKN 4 Samarinda/Palaran

TK/KB Swasta

13. TK Kristen Pampang
14. TK Islam Ar Rajwa/Samarinda Seberang

Data sekolah tangguh Covid-19 (STC)-2, 35 sekolah:

SMP Negeri

1. SMPN 36 Samarinda
2. SMPN 10 Samarinda
3. SMPN 29 Samarinda
4. SMPN 33 Samarinda
5. SMPN 34 Samarinda
6. SMPN 38 Samarinda
7. SMPN 4 Samarinda

SMP Swasta

8. SMP Budi Luhur Samarinda
9. SMP Fastabiqul Khairat
10. SMP Islam Bunga Bangsa
11. SMP IT Cordova
12. SMP Katolik S.F Assisi
13. SMPK Wr. Soepratman

SD Negeri

14. SD Negeri 008 Sambutan
15. SD Negeri 008 Sungai Pinang
16. SD Negeri 014 Sungai Pinang
17. SD Negeri 017 Samarinda Utara
18. SD Negeri 020 Palaran
19. SD Negeri 020 Sungai Kunjang
20. SD Negeri 023 Samarinda Utara

SD Swasta

21. SD Islam Bunga Bangsa Samarinda
22. SD Fastabiqul Khairat
23. SD IT Ar Rajwaa
24. SD Katolik S.F Assisi
25. SD Muhammadiyah 1 Samarinda
26. SDK 3 Wr. Soepratman

TK/TB Negeri

27. TK Negeri 1 Samarinda
28. TK Negeri 10 Samarinda
29. TK Negeri 2 Samarinda
30. TK Negeri 8 Samarinda

TK/TB Swasta

31. TK Apple Tre Preschool
32. TK Bunga Bangsa
33. TK Fastabiqul Khairat
34. TK Islamoc Center
35. TK Kristen Sunodia

Data sekolah tangguh Covid-19 (STC)-2, Tambahan (5 sekolah):

SMP Negeri

1. SMPN 22
2. SMPN 1

SD Swasta

3. SD Selyca
4. SD Al Azhar Syifa Budi Samarinda

TK/KB Swasta

5. TK Al Azhar Syifa Budi Samarinda

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah menetapkan pelaksanaan PTM bagi 54 dari total.keselurujan 94 sekolah sekolah di Samarinda.

“Pelaksanaan PTM juga harus bertahap. Karena dikhawatirkan siswa akan kaget.  Teknisnya nanti diatur di sekolah masing-masing dan disdik, yang jelas harus dengan standar Covid-19 dan menjaga prokes,” kata dia. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button