MENU

Dewan Kritik Pengupasan Lahan Sembarangan, sebagai Salah Satu Penyebab Banjir di Kota Tepian

Dewan Kritik Pengupasan Lahan Sembarangan, sebagai Salah Satu Penyebab Banjir di Kota Tepian

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun saat diwawancarai awak media terkait tambang ilegal. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Dewan Kritik Pengupasan Lahan Sembarangan, sebagai Salah Satu Penyebab Banjir di Kota Tepian
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun saat diwawancarai awak media terkait tambang ilegal. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Dewan kritik pengupasan lahan sembarangan, sebagai salah satu penyebab banjir di Kota Tepian. Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PDI-P ini pun melayangkan kritik tajam kepada pihak kepolisian yang seharusnya menjadi penegak hukum untuk memberantas penambang batu bara ilegal.

Akurasi.id, Samarinda – Pengupasan lahan yang kerap dilakukan tak sesuai aturan membuat dewan tak habis pikir. Lantaran hal ini disinyalir sebagai salah satu penyebab utama banjir di Kota Tepian.

Artikel Terkait

Seperti yang terjadi beberapa saat lalu. Banjir yang terjadi di kawasan Desa Budaya Pampang dan Desa Muang Dalam Kecamatan Samarinda Utara membuat publik bertanya-tanya. Lantaran Samarinda sedang tidak diguyur hujan dengan intensitas tinggi, namun banjir laksana air bah turun menghantam perumahan warga.

Setelah ditelusuri Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, terungkaplah banjir tersebut merupakan kiriman dari Badak Mekar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Hal ini dapat terjadi, lantaran banyaknya pengupasan lahan yang diperuntukkan bagi pembangunan dan sebagainya menyebabkan minimnya kawasan resapan air dan banjir tak dapat tertahan di kawasan tersebut.

Yang lebih riskan, keadaan serupa juga dialami Samarinda. Diketahui, kawasan di antara Kecamatan Muara Badak dan Kecamatan Samarinda Utara pun terdapat banyak pengupasan lahan. Baik dilakukan demi pembangunan proyek pemerintah maupun perorangan. Sehingga menyebabkan air tumpah ke Desa Budaya Pampang, kemudian menuju ke Desa Muang Dalam dan Perumahan Bengkuring tanpa ada hambatan.

Menyebabkan ratusan rumah warga, berbagai fasilitas publik, hingga sawah dan kebun warga berubah menjadi lautan banjir dengan ketinggian bervariasi dari 30 sentimeter hingga 1 meter. Bahkan, ada yang mencapai dada orang dewasa.

Dewan Kritik Pengupasan Lahan Sembarangan

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun membenarkan, keberadaan pengupasan lahan berupa tambang di sekitar kawasan tersebut.

“Kalau dugaan di sana banyak tambang ilegal itu hampir benar bahwa ada tambang ilegal, kemarin saja ada larutan batu bara,” terang Samsun di hadapan awak media, pada Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, minimnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat juga turut memiliki andil dalam peristiwa serupa. Tak hanya terjadi di Kaltim, namun juga di kawasan-kawasan lainnya.

Tergiur dengan penawaran tinggi membuat sebagian masyarakat kerap merelakan lahannya dipinang pihak lain yang kemudian berujung pengupasan bahkan penggalian lahan untuk tambang. Kemudian, hal tersebut pun berujung bencana yang berdampak bagi banyak pihak.

 “Sekarang itu tanahnya siapa yang di garuk? Bukan dari orang lain kan, ya tanah orang di situ juga. Yang jual mereka juga toh, mereka pasti tahu itu untuk tambang. Terus yang salah siapa, kalau kemudian hari ini mendapatkan dampaknya masyarakat. Jadi bukan hanya regulasi dan penambangnya saja , masyarakat juga harus diberikan kesadaran jangan sampai menjual tanah untuk oknum pertambangan ilegal,” tegasnya.

Dalam hal ini, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PDI-P ini pun melayangkan kritik tajam kepada pihak kepolisian yang seharusnya menjadi penegak hukum untuk memberantas penambang batu bara ilegal. Lantaran, seolah tak memiliki andil setiap kali persoalan serupa mencuat. Padahal,  sebagai penegak hukum seharusnya pihak kepolisian yang berada di garda terdepan untuk melakukan pengamanan ketika ada tambang yang disinyalir ilegal.

“Sekarang memang perizinan tambang ditarik pemerintah pusat, tapi menurut saya kepolisian kan tidak ditarik pusat, tetap ada di Kaltim. Kalau mengawasi pemerintah daerah yang mengeksekusi kepolisian. Masih ada polisinya kan? Apakah ada tindakan yang dilakukan?,” ujarnya.

Sehingga, ia pun merekomendasikan agar pembukaan lahan ini diperuntukkan untuk produk pertanian yang sebenarnya lebih bermanfaat dan mendapatkan manfaat jangka panjang. Selain itu, pertambangan batu bara ilegal langsung ditutup secepatnya. “Langsung tegas saja ditutup, reklamasi lagi lahannya,” tegasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari

Editor: Rachman Wahid

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on email
Share on whatsapp
Print Friendly, PDF & Email
TINGGALKAN KOMENTAR
BERITA TERKAIT
INSTAGRAM AKURASI.ID

Takbir berkumandang. Tanda kemenangan telah datang. Mohon maaf atas semua kesalahan. 
.
Segenap manajemen dan karyawan Akurasi.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022.
.
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.
...

Release Data sementara Beberapa Titik Genangan Banjir di Kota Samarinda

Pantauan CCTV Kota dan Info dari WAG

Pada Cuaca Hujan Pagi Hari mulai Pukul 09.00 Wita

Genangan Air :
1. Jalan Dr. Sutomo ( Gg.nibung )
2. Jalan Pasundan
3. Jalan S. Parman
4...Simpang 4 Lembuswana
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan Sukor Rejo
7. Jalan Lempake Jaya
8. Jalan Gunung Kapur II
9. Jalan Mugirejo
10. Kawasan Armada ( Argamulya Dalam )
11. Jalan Pahlawan
12. Jalan Wahid Hasim I
10. Jalan Ir Katamso
11. 19. Jalan P Suryanata (dpn SPBU)
12. Jalan Juanda Flay Over
13. Jalan Merbabu
14. Jalan Awang Long
15. Jalan Sudirman
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasim II
18. Jalan Padat Karya Sempaja
19. Jalan DI Panjaitan ( Terminal Lempake )
20. Jalan Kadri Oneng
22. Jalan AW.Syahrini
23. Jl basuki rahmat

catatan *TMA : Tinggi Muka Air Rata-rata 15 - 30 cm

Antisipasi Dampak:
~ Jalanan basah, licin atau jarak pandang berkurang.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
~ Gangguan skala kecil dan jangka pendek pada operasional sekolah dan rumah sakit.
~ Terjadi longsor atau guguran bebatuan dalam skala kecil.
~ Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala kecil.
~ Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala kecil.
~ Banjir menggenangi sebagian jalanan dan pemukiman.
~ Aliran banjir mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala kecil.
...

Selamat memperingati Hari Kartini. Semangat para perempuan Indonesia, mari buat perubahan! ...

Marhaban ya Ramadan.

Selamat menyambut bulan Suci Ramadan bagi selruh umat Islam. Semoga kita semua dapat menjalani bulan penuh berkah dan senantiasa berlomba dalam bulan yang penuh ampunan ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk seluruh masyarakat Muhammadiyah akan sudah akan memulai puasa pertama pada Sabtu, 2 April 2022. (*)
...

Pengen tahu apa saja sih yang menjadi tugas dan tanggung jawab Diskominfo Kaltim?

Nah, nanti Sobat Akurasi bisa ikuti ulasannya dalam bincang santai di Podcast Akurasi.id ya.

Yuk kita belajar dan cari tahu, biar kita makin paham apa saja yang biasa dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika!!

Jangan lupa kunjungi bincang santainya dalam Review (Redaksi Interview) di Youtube dan Fanpage Akurasi.id!
...

WAH, ABANG MARQUEZ BATAL IKUT BALAP DI MANDALIKA

Sayang sekali, pembalap Repsol Honda Marc Marquez gagal mengikuti jalannya MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB.

Marquez terpaksa gagal mengikuti lomba setelah mengalami saat melakukan pemanasan sebelum turun pada laga MotoGP Mandalika 2022.

Marquez kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit Mataram untuk memastikan kesehatannya. (*)
...

Selamat Hari Raya Nyepi 2022, Tahun Baru Saka 1944 bagi umat Hindu yang melaksanakannya. Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
#nyepi #nyepi2022
...

Selamat Memperingati Isra Mikraj 27 Rajab 1443 Hijriah.
.
Semoga  Sobat Akurasi  selalu bisa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
.
#isramiraj #isramikraj #akurasiid
...

Kari identik dengan sajian lezat yang penuh dengan rempah. Hidangan yang biasanya berasal dari Timur Tengah ini populer dengan penggunaan daging sebagai bahannya. Banyak resep aneka kari yang bisa kamu coba.
.
Nah, buat kamu yang ingin membuat kari, berikut ini ada resep aneka kari yang simpel dan mudah untuk kamu buat di rumah. Apa saja? Yuk, cari tahu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Selama beberapa pekan terakhir Covid-19 melonjak di Kaltim. Hal ini menyebabkan Kaltim pun kembali diselimuti zona merah, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih berada di zona kuning.
.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Sabtu 19 Februari 2022, penambahan kasus positif Covid-19 mencapai 1.978 orang. Dengan adanya penambahan itu, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, dirawat dan tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) bertambah menjadi 10.023 orang.
.
Mengantisipasi lonjakan Covid-19 yang menyebabkan seluruh rumah sakit tak mampu menampung pasien seperti tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim langsung membuka tempat isolasi terpusat (Isoter) yang berada di Komplek Stadion Masya Sempaja. Peresmian pembukaan isoter telah dilaksanakan pada Jumat, (18/2/2022) lalu.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 05 tahun 2022 yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.
.
Salah satu poin penting Menag keluarkan aturan dalam edaran itu yakni lantunan suara bagus dan tidak sumbang. Kemudian, pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara bagian luar masjid/musala. Melakukan dalam jangka waktu paling lama 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang.
.
Lalu, pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
.
Tak hanya mengatur pengeras suara sebelum azan Salat Subuh, sebelum azan Salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya. Juga mengatur Salat Jumat, bahwa pembacaan Alquran atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar dalam jangka waktu paling lama 5 menit.
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Warga yang ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, melaksanakan ibadah Haji atau Umrah, bahkan jual beli tanah harus memiliki kartu BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat.
.
Hal tersebut tertera dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
.
Presiden melalui instruksi yang keluar pada 6 Januari 2022 itu, meminta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menyempurnakan regulasi. Untuk pemohon SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menyertakan syarat kartu BPJS Kesehatan.
.
“Melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah Peserta aktif, dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),’ tulis Inpres tersebut. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

Berbagai pihak tengah mencoba menggagas pemanfaatan lubang eks tambang di Kaltim. Dengan merubah kawasan tersebut sebagai tempat konservasi tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penelitian.
.
Seperti Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Universitas Mulawarman yang mencoba menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan tambang di Kaltim untuk memanfaatkan lahannya. Sementara, kerja sama tersebut baru melibatkan beberapa perusahaan tambang di Tanah Benua Etam, sebutan lain Kaltim.
.
Dikonfirmasi berkaitan perihal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christianus Benny menyampaikan, kerja sama ini akan melibatkan perusahaan tambang yang memegang izin usaha pertambangan (IUP). Seperti Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).
.
“Artinya, memanfaatkan lahan-lahan eks tambang yang ada. Ini merupakan program yang telah lebih dulu dilakukan universitas lain. Seperti di ITB atau UGM. Sementara di Kaltim, hingga menjelang IKN kok belum ada,” jelasnya. (*)
.
Baca selengkapnya di website akurasi.id
...

This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email
Share on whatsapp