Kabar Politik

Draf RUU IKN Diserahkan ke DPR RI, DPRD Kaltim Ingatkan Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Lokal

Draf RUU IKN Diserahkan ke DPR RI, DPRD Kaltim Ingatkan Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Lokal
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji saat diwawancarai media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Draf RUU IKN diserahkan ke DPR RI, DPRD Kaltim ingatkan perlindungan hukum tenaga kerja lokal. Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji mengapresiasi penyerahan Surpres, karena menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam komitmen pemindahan IKN.

Akurasi.id, Samarinda – Penyerahan Surat Presiden (Surpres) dan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ibu Kota Negara (IKN) kepada DPR RI pada, Rabu (29/9/2021) lalu mendapat tanggapan positif Legislatif Kaltim.

Dalam hal ini, Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi penyerahan Surpres tersebut karena menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam komitmen pemindahan IKN ke Kaltim.

“Kami harapkan RUU IKN yang sudah masuk ke Balegnas agar dapat disegerakan menjadi UU dan progres pembangunan IKN bisa langsung berjalan,” kata dia, pada Senin (4/10/2021).

Menurut anggota DPRD Kaltim dari fraksi Partai Gerindra itu, pembahasan draf RUU IKN ini akan menjadi pertanda bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk mulai meningkatkan daya saing  menyongsong IKN di masa mendatang. Mengingat, keberadaan IKN di Kaltim akan memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Sehingga penting bagi masyarakat untuk mempersiapkan kualitas agar mampu bersaing.

Dikarenakan akan menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit, Seno berharap agar pemerintah pusat dan DPR RI bisa memberikan perlindungan hukum kepada hak-hak tenaga kerja lokal yang ada di Kaltim. Mengingat ketatnya persaingan SDM yang akan terjadi seiring proses pemindahan IKN ke Kaltim.

“Catatan yang kami disampaikan ke Bappenas itu ada dua, pertama adalah perlindungan tenaga kerja kalau memang harus disertifikasi harapannya tenaga kerja lokal yang diprioritaskan. Yang kedua adalah rantai pasok diutamakan dari lokal nah kalo lokal tidak bisa baru dari luar jadi dua ini target kami dalam diskusi bersama Bappenas,” ungkap legislator daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Kukar ini.

Selain itu, Seno juga berharap, agar progres pemindahan IKN  dapat berjalan sesuai rencana yang tertuang dalam visi pemindahan IKN ke Kaltim. Kemudian, masyarakat khususnya dapat menikmati dan mengambil keuntungan seiring pembangunan dan perekrutan SDM dalam memenuhi komponen pemindahan IKN.

“Harapannya RUU IKN segera disahkan dan masyarakat Kaltim juga harus bersiap menghadapi IKN,” ucapnya.

Sebagai informasi, draf RUU IKN memiliki 9 bab dan 34 pasal. Yang mana di dalamnya menggambarkan visi pemerintah tentang ibu kota negara. Mulai dari pengorganisasian, pengelolaan, tahapan pembangunan, tahapan pemindahan ibu kota hingga pembiayaannya.

Sebelumnya, perihal ini juga mendapat tanggapan baik Pemprov Kaltim. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan, pemprov telah menerima surat terkait Surpres RUU IKN dan menurutnya secara prinsip tidak ada hal yang perlu diubah karena telah memuat visi pembangunan IKN.

“Ya, secara umum dalam Surpres tersebut memuat visi pembangunan IKN. Ada suratnya kemarin. Tapi tidak ada hal yang terlalu prinsip untuk diubah,” kata dia.

Namun demikian, Hadi Mulyadi mengingatkan, pembangunan IKN harus selaras dengan pembangunan pemerintah daerah. Selain itu, juga harus menyesuaikan anggaran yang tersedia mengingat biaya pembangunan infrastruktur akan memakan anggaran yang tidak sedikit.

“Itu kan terkait dengan dana, coba ingat begitu presiden menyampaikan ibu kota pindah yang celetuk Menteri Keuangan, nanya uangnya ke mana artinya uangnya sedikit tersedia,” ujarnya.

Sehingga, Pemprov pun memaklumi apabila pembangunan IKN kini tersendat. Karena anggaran yang tersedia banyak terserap kepada kegiatan kesehatan sebagai penanganan Covid-19.

“Silakan dibuat secara bertahap. Kita tahu diri pemerintah pusat kewalahan dengan penanganan Covid-19,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari

Editor: Rachman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button