Trending

Cakupan Vaksinasi di Atas 75 Persen, Bontang Turun PPKM Level I

Cakupan Vaksinasi di Atas 75 Persen, Bontang Turun PPKM Level I
Cakupan vaksinasi di atas 75 persen, Bontang turun PPKM Level I. (Fajri/akurasi.id)

Cakupan vaksinasi di atas 75 persen, Bontang turun PPKM Level I. Penetapan status level ini berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan yang mengacu pada indikator jumlah kasus aktif dan capaian vaksinasi untuk dosis pertama.

Akurasi.id, Bontang – Salah satu indikator yang digunakan naik atau turunnya level PPKM suatu daerah adalah cakupan vaksinasi. Selain itu, catatan penurunan tren Covid-19 yang membaik juga dijadikan penilaian turunnya level PPKM. Berdasarkan indikator itu, yang mulanya berada di Level II, saat ini Bontang turun PPKM Level I.

Hal itu tertuang dalam surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 61 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Di Provinsi Kalimantan Timur, Bontang dan Kutai Kartanegara masuk dalam level I.

Sementara 8 wilayah lainnya yakni Kabupaten Paser, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara,  Mahakam Ulu, serta Kota Balikpapan, dan Samarinda kini ditetapkan berstatus PPKM Level II.

Penetapan status level ini berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan yang mengacu pada indikator jumlah kasus aktif dan capaian vaksinasi untuk dosis pertama. Level PPKM kabupaten atau kota dinaikkan 1 level apabila capaian total vaksinasi dosis pertama kurang dari 50 persen.

“Kalau kita sudah 75 persen lebih. Kumulatif kasus saat ini tersisa 8 kasus aktif,” ujar Juru Bicara Tim Satgas Bontang, Adi Permana, Rabu (24/11/2021).

Sesuai Imendagri, skenario aturan dalam PPKM Level I dan II menggunakan skema zonasi wilayah. Misalnya khusus wilayah zona merah tidak diperbolehkan untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka. Begitu pun jam operasional restoran, mall, dan cafe dan warung dibatas hanya sampai pukul 21.00 Wita.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Jamin Stok Minyak Goreng Aman

Sedangkan yang zona hijau, segala aktivitas diperbolehkan asal sesuai standar protokol kesehatan. Seperti acara musik dan resepsi pernikahan serta beberapa kegiatan sosial lainnya. “Instruksinya begitu. Tapi kita belum tetapkan. Kita rapatkan dulu bersama ketua Satgas yaitu Wali Kota Bontang,” ujarnya.

Sementara itu, dengan turunnya status PPKM di Bontang, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, capaian ini berkat kerja sama semua pihak. Mulai dari stakeholder serta masyarakat. “Ini berkat kerja sama kita semua,” ujar Basri.

Tim Satgas Covid-19 Bontang selanjutnya akan meneruskan Inmendagri dalam bentuk surat edaran Wali Kota. Nantinya surat itu dijadikan landasan bagi warga Bontang untuk beraktivitas. “Tinggal kami buat saja edarannya, secara teknis sama dengan nasional,” kata Basri.

Baca Juga  Dahsyat! Minyak Goreng Ludes Diborong Emak-emak di Retail Samarinda

Sebagai informasi, cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Bontang per Selasa (23/11/2021), capaian vaksinasi untuk dosis pertama sudah mencapai 76,8 persen. Sementara untuk dosis kedua sudah mencapai 65,3 persen.

Persentase capaian tersebut didapat dari total sasaran vaksinasi sebanyak 134.666 orang. Untuk dosis pertama sudah tersalurkan sebanyak 103.485. Sementara untuk dosis kedua sudah ada 87.889 penerima. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button