Trending

Festival Mahakam 2021 Digelar Awal November

Festival Mahakam 2021 Digelar Awal November
Kepala Dispar Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani saat diwawancarai media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Festival Mahakam 2021 digelar awal November. Terkait titik lokasi pelaksanaan festival, akan diselenggarakan di taman baru di Tepian Mahakam yang terletak di Jalan Slamet Riyadi yang identik dengan sejumlah ikon buah.

Akurasi.id, Samarinda – Dinas Pariwisata (Dispar) Samarinda kembali melakukan koordinasi dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Balai Kota Samarinda, Selasa (19/10/2021). Rapat tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Festival Mahakam 2021 yang akan segera digelar pada 5-7 November mendatang.

Rapat tersebut turut dihadiri Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda.

Kepala Dispar Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani mengungkapkan, pelaksanaan Festival Mahakam tahun ini akan menjadi semangat baru bagi warga Kota Tepian. Mengingat, tidak terlaksananya salah satu acara tahunan Samarinda tersebut dikarenakan pandemi pada 2020 lalu.

“Temanya sama seperti saat HUT RI. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Progres dari rapat sebelumnya, ada beberapa tambahan kegiatan. Itu masukan dari pak Wali Kota. Salah satunya nanti ada Panggung Budaya Nusantara,” kata Ayu kepada awak media, Selasa (19/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, mengingat masih dalam keadaan pandemi maka festival diadakan secara terbatas. Di sisi lain, ada beberapa agenda yang harus ditiadakan sementara. Contohnya, berenang menyeberangi Sungai Mahakam dan lomba Perahu Naga.

Sementara terkait titik lokasi pelaksanaan festival, akan diselenggarakan di taman baru di Tepian Mahakam yang terletak di Jalan Slamet Riyadi yang identik dengan sejumlah ikon buah. Pelaksanaan festival di salah satu ikon baru Kota Tepian itu juga bakal menandai pembukaan taman dimaksud secara resmi.

Sedangkan terkait pelaksanaannya, festival tidak akan terfokus pada satu titik saja. Namun, juga bakal dilaksanakan pada lokasi lainnya. Hal ini dilakukan untuk memecah penyebaran pengunjung agar tidak terfokus pada satu titik saja. Misalnya, untuk lomba tari. Dispar akan menggunakan Ballroom HARRIS Hotel.

“Peserta itu nanti jadwalnya juga kami atur. Misalnya kelompok A jam sekian, kelompok B jam sekian. Jadi tidak ada pengumpulan massa. Selesai menari, nanti langsung pulang. Tidak boleh menunggu di tempat,” jelas Ayu.

Terkait anggaran yang digunakan, ia mengungkapkan, ada sedikit perubahan dibandingkan kegiatan sebelumnya. Pihaknya pun mencoba menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Untuk itu, keterkaitan beberapa OPD juga dilibatkan demi suksesnya pelaksanaan festival perdana yang dilakukan selama pandemi.

“Tadi sudah dapat arahan dari pak Sekda selaku ketua panitia, kalau sore ini sudah selesai kami susun maka sore ini juga sudah kami sampaikan syarat dan ketentuan untuk pendaftaran lomba di medsos,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Rachman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button