Trending

Warga Kecewa Jalan Pos 7 Ditutup, PKT: Kami Akan Mencarikan Solusi Terbaik

Warga Kecewa Jalan Pos 7 Ditutup, PKT: Kami Akan Mencarikan Solusi Terbaik
Penutupan akses jalan Kelurahan Guntung-Loktuan menuai respons negatif dari masyarakat (Fajri/Akurasi.id)

Warga kecewa jalan Pos 7 ditutup, PKT: Kami akan mencarikan solusi terbaik. Demi mengutamakan keselamatan warga sekitar dan para pekerja, pihak perusahaan perlu melakukan penutupan akses Pos 7 tersebut.

Akurasi.id, Bontang – Meski penutupan akses Jalan Pos 7 Guntung-Loktuan menuai respons negatif dari masyarakat sekitar. Namun, PT Pupuk Kaltim (PKT) menyebut penutupan jalan itu untuk kepentingan masyarakat.

VP Humas Pupuk Kaltim, Tommy Johan Agusta mewakili Pupuk Kaltim mengatakan, Jalan Pos 7 merupakan kepemilikan dan dikelola oleh pihak PT Kaltim Industrial Estate (KIE), yang merupakan anak usaha dari Pupuk Kaltim.

Kata dia, kawasan itu terdapat perkembangan lalu lintas operasional pabrik. Dengan demikian, demi mengutamakan keselamatan warga sekitar dan para pekerja, pihaknya perlu melakukan penutupan akses Pos 7 tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar dapat menggunakan jalan yang resmi untuk beraktivitas. Yakni Jalan Suratman dan Jalan NPK Pelangi yang telah diresmikan beberapa waktu yang lalu,” Kata Tommy dalam emailnya yang diterima Akurasi.id, Selasa (19/10/2021).

Dia juga menjelaskan, rencana penutupan Jalan Pos 7 untuk masyarakat juga mengikuti perkembangan terbaru dari PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN).  Yang direncanakan akan aktif berproduksi tahun depan.

Selain PT KAN, pembangunan pabrik soda ash juga akan dimulai, sehingga kendaraan pabrik dan konstruksi akan mulai melewati area tersebut. Hal itulah yang menjadi pertimbangan Pupuk Kaltim menutup akses Jalan Pos 7.

Sementara itu, lanjut Tommy, pihaknya juga mengaku telah berkomunikasi secara intensif dengan pihak berwenang dan masyarakat yang diwakili oleh Forum RT, serta unsur masyarakat lainnya untuk memberikan sosialisasi dari dampak kebijakan tersebut.

“Kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kelurahan Loktuan dan Guntung. Selama masa uji coba dalam 5 hari ini, kami juga akan mencarikan solusi terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.

Dia pun memohon doa dan dukungan dari masyarakat Bontang. Pupuk Kaltim berjanji akan bekerja keras memastikan kelancaran rencana proyek tersebut. Agar lebih cepat tercipta lapangan kerja baru di Kota Bontang.

Sebelumnya diberitakan, terhitung mulai Senin, (18/10/2021), PT Pupuk Kaltim secara resmi melakukan penutupan akses jalan Kelurahan Guntung-Loktuan (Pos 7). Sebagai alternatif, pihak perusahaan menyarankan warga untuk melintas melalui Jalan NPK Pelangi.

Warga banyak menolak jalan Pos 7 ditutup, karena dampak sosial yang ditimbulkan dari pengalihan akses jalan Guntung dan Loktuan tersebut.

Ketua RT 18, Kelurahan Loktuan, Sukirman mengaku kurang sepakat apabila akses jalan tersebut ditutup. Pasalnya, ada banyak pedagang sembako dan pemilik warung yang bakal terkena dampaknya.

“Ada beberapa hal yang meski dipertimbangkan sebelum ditutup. Yang paling utama itu jelas dampak ekonomi bagi warga sekitar. Karena ada puluhan warga yang berjualan di daerah (Pos 7) tersebut,” ujar Sukirman kepada Akurasi.id, Senin (18/10/2021).

Sementara itu, salah satu pedagang, Samsudin (57) mengaku kecewa jalan Pos 7 ditutup. Pasalnya, warga Guntung ini nantinya harus mengambil jalan yang cukup jauh untuk pergi ke toko yang sudah ditempatinya selama beberapa tahun itu. Apalagi jalan itu sudah ada bahkan jauh sebelum pabrik milik PKT itu berdiri.

“Akses ini yang paling dekat kalau saya mau pulang ke rumah. Selain itu, kalau jalan ini ditutup pasti warung saya akan sepi. Karena biasanya yang beli di warung saya adalah pekerja yang lalu lalang,” kata Samsudin. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo

Editor: Rachman Wahid

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button