Kaltim patutnya berbangga diri di awal tahun ini. Lantaran Kota Bontang dan Samarinda menjadi dua daerah yang mewakili Kaltim dalam Penghargaan APBD Award 2023. Samarinda bahkan keluar sebagai peringkat pertama pada acara itu.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Kota Samarinda dan Bontang menjadi dua daerah di Kaltim yang masuk dalam kategori penerima Penghargaan APBD Award 2023. Penghargaan itu merupakan gagasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam penyerapan keuangan.
Pemberian penghargaan itu diberikan Kemendagri bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah 2023 di Jakarta. Untuk Kota Samarinda dan Bontang, meraih penghargaan dalam kategori daerah dengan realisasi pendapatan tertinggi.
Direktur Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni menyebutkan, bahwa setidaknya ada lima daerah di Indonesia yang menerima penghargaan yang sama. Untuk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) ada Kota Banjarbaru.
Untuk Pulau Jawa, ada Kota Mojokerto, Provinsi Bali diwakili oleh Kota Denpasar, dan Kalimantan Timur diwakili oleh dua daerah, yakni Kota Bontang dan Samarinda. Pada penghargaan itu, Samarinda keluar sebagai peraih penghargaan peringkat pertama.
Baca Juga
“Penilaian (pemberian penghargaan) didasarkan dari perhitungan laporan realisasi anggaran (LRA). Kemudian dari LRA, dibentuk tim yang akhirnya memutuskan masing-masing penerima penghargaan pada hari ini,” jelas Agus Fatoni dalam acara APBD Award dan Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2023 di Jakarta, Kamis lalu (16/3/2023).
Pemberian APBD Award 2023 Melihat Sejumlah Kategori
Lebih lanjut Agus Fatoni menyampaikan, APBD Award 2023 diberikan kepada daerah melalui kepala daerahnya dengan tiga kategori. Pertama, kategori daerah dengan realisasi pendapatan tertinggi. Kedua, daerah dengan realisasi belanja tertinggi.
“Ketiga, daerah dengan realisasi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tertinggi. Masing-masing kategori penghargaan tersebut, kata dia, diberikan kepada lima provinsi, lima kabupaten, dan lima kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Agus Fatoni tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada kementerian/lembaga yang sudah mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat realisasi APBD. Termasuk kepada pemerintah kabupaten/kota yang sudah bekerja luar biasa dalam memanfaatkan APBD untuk kepentingan publik. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id
