
Tunggu sarana rampung, pasar baru Citra Mas Loktuan difungsikan awal tahun. Progres pengerjaan sarana penunjang sudah memasuki tahap akhir. Demikian, ditarget akan rampung akhir Oktober 2021 ini.
Akurasi.id, Bontang – Pasar baru Citra Mas Loktuan ditarget akan difungsikan awal tahun depan. Itu setelah semua sarana penunjang seperti pagar keliling, gapura dan beberapa item kelengkapan lainnya rampung.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Asdar Ibrahim mengatakan, progres pengerjaan sarana penunjang sudah memasuki tahap akhir. Demikian, ditarget akan rampung akhir Oktober 2021 ini.
“Target kami awal tahun 2022 sudah bisa difungsikan. Antara Januari atau Februari. Karena sesuai dengan kontrak kerja, harusnya pekerjaan fisik sarana pendukung rampung akhir Oktober ini,” ujar Asdar Ibrahim, Rabu (06/10/2021)
Baca Juga
Kata dia, untuk merealisasikan target tersebut, Diskop-UKMP sudah mengadakan rapat dengan Pejabat Pelaksana Tugas Kerja (PPTK) dan pengawasnya. Dalam rapat tersebut dijelaskan tidak ada adendum nilai dan waktu. “Pengerjaannya harus selesai sesuai jadwal ditentukan,” tambahnya.
Asdar melanjutkan, apabila mendapat restu dari Wali Kota Bontang, dia optimis pengundian dan relokasi bisa terlaksana lebih cepat. Paling lambat Desember 2021. Agar pedagang bisa segera menempati fasilitas yang tersedia.
“Semoga secepatnya bisa dilakukan pengundian, makin cepat makin baik, supaya pedagang bisa segera direlokasi ke pasar baru,” tukasnya.
Baca Juga
[irp]
Sebagai informasi, gedung baru Pasar Citra Mas Loktuan seyogianya sudah rampung sejak 19 Desember 2020 lalu. Diresmikan oleh Wali Kota terdahulu, Neni Moerniaeni pada Januari 2021. Namun, hingga saat ini, gedung tersebut belum juga difungsikan. Pasalnya sarana dan prasarana pendukung masih belum seutuhnya rampung.
Dalam pembangunannya, pasar baru yang terletak di Jalan Slamet Riyadi dengan luas tanah bangunan 8.038 meter persegi itu menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang senilai Rp9,9 miliar. (*)
Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Rachman
