Meski menjadi solusi yang ideal, tidak semua pasien dapat menjalani transplantasi ginjal. Faktor seperti ketersediaan donor, kondisi kesehatan pasien, serta biaya operasi menjadi tantangan utama dalam prosedur ini.
Kaltim.akurasi.id, Bontang – RSUD Taman Husada Bontang terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis. Transplantasi ginjal menjadi pilihan terapi terbaik bagi pasien gagal ginjal kronis yang ingin mendapatkan kualitas hidup lebih baik.
Kepala Ruangan Dialisis RSUD Taman Husada Bontang Salawati menjelaskan bahwa dibandingkan dengan terapi lainnya seperti hemodialisis atau CAPD, transplantasi ginjal memberikan hasil yang lebih optimal dalam jangka panjang.
“Transplantasi ginjal memungkinkan pasien untuk kembali menjalani hidup normal tanpa harus menjalani prosedur cuci darah secara rutin. Namun, prosesnya memerlukan kecocokan donor serta kesiapan pasien,” tuturnya belum lama ini.
Meski menjadi solusi yang ideal, tidak semua pasien dapat menjalani transplantasi ginjal. Faktor seperti ketersediaan donor, kondisi kesehatan pasien, serta biaya operasi menjadi tantangan utama dalam prosedur ini. Oleh karena itu, banyak pasien akhirnya memilih terapi lain seperti hemodialisis atau CAPD.
Selain transplantasi, metode CAPD juga mulai banyak digunakan sebagai alternatif bagi pasien yang ingin mendapatkan terapi pengganti ginjal yang lebih fleksibel. CAPD dilakukan dengan memasukkan cairan dialisis ke dalam rongga perut melalui kateter, memungkinkan pasien melakukan terapi sendiri di rumah.
Ia menekankan, bagi pasien yang mengalami gangguan ginjal kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memilih terapi yang paling sesuai dengan kondisinya. Ia berharap, dengan semakin berkembangnya fasilitas kesehatan, pasien gagal ginjal dapat memperoleh penanganan yang lebih baik dan meningkatkan harapan hidup mereka.
“Setiap metode terapi memiliki kelebihan dan tantangannya masing-masing, yang terpenting pasien mendapatkan penanganan yang tepat agar tetap dapat beraktivitas dengan baik,” tutupnya. (adv/rsudtamanhusadabontang)
Penulis: Rae
Editor: Suci Surya Dewi