Heboh! Tiga Buaya Muncul di Kolam, Warga Gersik PPU Diminta Waspada

Fajri
By
116 Views

Tiga ekor buaya muncul di kolam milik warga di Desa Gersik, Penajam Paser Utara. BPBD PPU bersama tim gabungan langsung memasang perangkap di lokasi untuk mengantisipasi ancaman terhadap warga.

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Tiga ekor buaya muncul di kolam milik warga di RT 04, Desa Gersik, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (12/6/2025). Peristiwa ini langsung ditindaklanjuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU bersama tim gabungan.

Laporan awal diterima BPBD pada Rabu malam (11/6/2025), sekitar pukul 21.33 WITA. Seorang warga melaporkan melihat tiga ekor buaya di kolam seluas sekitar dua hektare dengan kedalaman 3–4 meter. Temuan itu kemudian diteruskan ke ketua RT dan pihak kelurahan setempat.

Kepala Pelaksana BPBD PPU, M. Sukadi Kuncoro, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Balikpapan, Polsek Penajam, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta perangkat kelurahan untuk melakukan peninjauan lokasi pada Kamis pukul 11.00 WITA.

- Advertisement -
Ad image

“Sebagai langkah awal, kami memasang satu unit perangkap buaya milik BKSDA di lokasi yang kerap menjadi tempat buaya berjemur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses penanganan diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan hingga buaya dapat ditangkap dan dievakuasi dengan aman.

“Pemasangan perangkap dilakukan di titik-titik yang sering dilaporkan oleh warga. Proses ini membutuhkan waktu, kehati-hatian, dan pengawasan ketat,” jelasnya.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar kolam selama proses evakuasi berlangsung.

Penanganan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Karang Taruna, staf kelurahan, dan warga setempat. Sebanyak lima unit kendaraan operasional serta sejumlah peralatan telah dikerahkan guna mendukung proses penanganan.

“Kami mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan serta menjaga keamanan lingkungan sekitar hingga proses evakuasi selesai,” tutup Kuncoro. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }