Pemprov Kaltim memastikan ketersediaan pangan untuk masyarakat. Hal ini dilakukan melalui gerakan pangan murah.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemprov Kaltim terus berupaya untuk memastikan ketersediaan pangan untuk masyarakat. Di sisi lain, mereka turut menjaga rantai distribusi pangan agar harga yang tersebar masih dapat dijangkau oleh masyarakat. Salah satunya melalui program gerakan pangan murah (GPM).
Pada kesempatan kali ini, pemprov bersama Bank Indonesia, Bulog, dan TVRI menggelar GPM di Halaman Museum Samarinda, pada Sabtu (2/8/2025) hingga Minggu (3/8/2025) mendatang. Kegiatan ini seiring dengan peringatan HUT ke-63 TVRI.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, menyebut jika kehadiran mereka dalam kegiatan pangan murah merupakan bagian dari representasi pemerintah daerah.
“Gerakan ini bertujuan untuk menstabilkan harga pangan di tengah situasi iklim yang tidak menentu dan keterbatasan pasokan,” tuturnya saat diwawancarai, usai membuka acara tersebut.
Baca Juga
Di sisi lain, agenda ini juga bertujuan untuk menghindari terjadinya inflasi. Pasalnya, jika hal itu terjadi maka dampaknya alan meluas ke berbagai sektor.
Untuk mewujudkan hal ini melalui GPM, pemerintah pun melibatkan banyak pihak, terutama para pemangku kepentingan yang berkaitan dengan isu pangan.
Tidak lupa, dirinya pun menyampaikan apresiasi kepada TVRI atas kolaborasi yang surah terjadi. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya literasi kepada masyarakat bahwa pasokan pangan di Kaltim masih rlatif stabil dan mencukupi.
Lanjutnya, di balik kegiatan ini, terdapat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta stakeholder lain, termasuk masyarakat. Misalnya, TP PKK yang juga turut berperan dalam mendorong gerakan pangan murah. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari