Diskominfo Kaltim sosialisasikan literasi digital melalui program wifi gratis. Sebagai upaya memberikan pemahaman agar bijak dalam bermedia.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemprov Kaltim menerapkan literasi digital melalui program internet gratis untuk desa. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa lebih bijak dalam menggunakan internet.
Literasi digital dilakukan dengan memberikan informasi awal berupa pemberitahuan mengenai pemanfaatan internet secara baik. Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas wifi gratis secara bijak.
“Jadi ketika ada yang menghubungkan, maka tidak otomatis langsung tersambung, melainkan muncul halaman pembuka berisi informasi umum tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam menggunakan internet,” kata Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo.
Selain literasi di dalam website, pihaknya juga terus menggelar kegiatan literasi digital secara rutin. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, sebab diskominfo tidak memiliki wewenang untuk memblokir situs tertentu.
Baca Juga
Seperti situs yang memuat konten dewasa maupun judi online (judol). Padahal, kata Bambang, kasus-kasus tersebut sudah banyak terjadi di wilayah ini.
Salah satu upaya yang ditempuh, yakni dengan melakukan kerja sama dengan penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP). Keduanya melakukan monitoring karena akses internet masyarakat langsung melalui infrastruktur masing-masing penyedia.
“Kami hanya diberi fasilitas untuk memonitoring apa yang terjadi di dalam sistem infrastruktur ISP, tanpa bisa mengintervensi terlalu jauh aturan yang diterapkan di dalamnya,” pungkas Bambang. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Baca Juga
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari
