Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Generasi muda Kutai Kartanegara (Kukar) bakal punya ruang lebih luas di sektor pertanian. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar menyiapkan program baru mulai 2026, termasuk pembangunan lahan khusus pemuda dan kemitraan dengan industri, untuk memperkuat pertanian modern yang produktif dan bernilai ekonomi.
Saat ini mulai menata strategi pengembangan pertanian pemuda melalui beberapa program prioritas. Salah satunya pembangunan lahan seluas sembilan hektare di Kecamatan Loa Kulu yang akan difokuskan pada budidaya pisang kepok serta berbagai komoditas produktif lainnya.
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra menjelaskan, lahan tersebut menjadi sarana bagi pemuda untuk terlibat langsung dalam budidaya komoditas unggulan.
“Tahun depan kami merancang program baru, termasuk lahan pemuda seluas 9 hektare untuk pengembangan pisang kepok dan tanaman lainnya,” kata Rian.
Pengembangan tanaman pangan juga dijajaki melalui kemitraan. KNPI Kukar telah berkomunikasi dengan perusahaan yang bersedia menyerap panen singkong gajah apabila dikelola oleh kelompok pemuda.
Baca Juga
“Bidang pertanian kami sudah berkoordinasi dengan perusahaan yang siap membeli singkong gajah jika ditanam pemuda,” sambungnya.
Di sektor perikanan, ia juga mengajukan kelompok perikanan milenial agar dapat memperoleh dukungan dari pemerintah. Program ini diarahkan untuk membuka ruang usaha baru bagi pemuda di bidang perikanan.
“Kelompok perikanan pemuda telah kami ajukan dan kami berharap bisa mendapat dukungan pemerintah,” lanjut Rian.
Baca Juga
Desa Sumber Sari dipersiapkan sebagai lokasi awal penanaman singkong gajah. Rian menyebut program tersebut ditargetkan menjadi gerakan besar yang memperkuat kemandirian ekonomi pemuda Kukar.
“Penanaman singkong gajah akan dimulai di Sumber Sari. Tahun depan kami ingin lebih serius mengembangkan sektor pertanian untuk pemuda,” tutupnya. (adv/disporakukar/cor/uci)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id
