PPU Tutup POPDA XVII Kaltim, Peringkat Naik ke Lima Usai Panen 75 Medali

POPDA XVII Kaltim resmi berakhir di PPU dengan capaian manis tuan rumah yang berhasil naik peringkat ke posisi kelima. Total 75 medali dibawa pulang atlet pelajar, menandai kemajuan dibanding edisi sebelumnya.
Fajri
By
2.2k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara — Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur 2025 resmi ditutup pada Kamis malam (27/11/2025). Penutupan dilakukan oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, di halaman Kantor Pemkab PPU.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi Prestasi Olahraga Mewujudkan Generasi Emas”, ajang tahun ini dinilai berhasil menghadirkan banyak atlet muda potensial yang dipandang mampu berkembang hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Mudyat Noor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan POPDA, mulai dari Pemerintah Provinsi Kaltim, pelatih, wasit, panitia, hingga para atlet yang telah berjuang mempersembahkan prestasi terbaik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran POPDA Kaltim XVII,” ucapnya.

- Advertisement -
Ad image

Ia juga memberikan selamat kepada para atlet peraih medali, serta mendorong peserta yang belum berhasil untuk terus berlatih dan tidak menyerah dalam mengembangkan kemampuan.

“Setiap pertandingan memberi ilmu berharga. Tetap berlatih dan berkembang karena masa depan ada di tangan kalian,” katanya.

Mudyat berharap POPDA tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan olahraga pelajar di Kalimantan Timur agar lahir lebih banyak atlet berprestasi.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, yang hadir mewakili Gubernur Kaltim, turut mengapresiasi keberhasilan PPU sebagai tuan rumah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem olahraga daerah.

“Pengembangan olahraga tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Perlu dukungan dari seluruh pihak,” ujarnya.

Sri Wahyuni juga berharap Kabupaten PPU suatu saat bisa menjadi tuan rumah kegiatan beach run, memanfaatkan garis pantai yang panjang dan potensial.

“PPU ini kaya akan garis pantainya yang membentang dari Nipah-Nipah hingga Pantai Tanjung Jumlai,” jelasnya.

Pada POPDA XVII 2025, Kota Balikpapan keluar sebagai juara umum dengan torehan 174 medali. Samarinda berada di posisi kedua dengan 166 medali, sementara Kutai Kartanegara menempati peringkat ketiga dengan 116 medali.

Kabupaten PPU yang bertindak sebagai tuan rumah menutup perhelatan di posisi kelima dengan perolehan 75 medali—20 emas, 20 perak, dan 35 perunggu. Peringkat ini meningkat dari POPDA sebelumnya, di mana PPU berada di urutan ketujuh.

Penutupan turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekda PPU Tohar, jajaran Forkopimda, pimpinan SKPD, serta perwakilan KONI dan BAPOPSI se-Kalimantan Timur. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }