Malam Natal hingga Tahun Baru Dijaga 520 Personel Satpol PP Samarinda

Saat ribuan warga bersiap merayakan Natal dan pergantian tahun, Satpol PP Samarinda memastikan kota tetap aman dengan mengerahkan ratusan personel di titik-titik keramaian dan lokasi ibadah.
Fajri
By
2.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda akan mengerahkan 520 personel untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, mengatakan pengamanan difokuskan pada dua momentum utama, yakni malam Natal dan malam pergantian tahun. Sebanyak 250 personel disiagakan pada malam Natal, sementara 270 personel diterjunkan pada malam Tahun Baru.

Seluruh pengamanan dilakukan melalui pola kolaboratif bersama Polresta Samarinda, terutama di titik-titik yang berpotensi rawan gangguan ketertiban umum.

“Untuk pengamanan, kami selalu bekerja sama dengan Polresta Samarinda di lokasi-lokasi yang dinilai rawan,” ujar Anis.

- Advertisement -
Ad image

Ia menjelaskan sejumlah titik telah dipetakan, di antaranya pusat perbelanjaan, kawasan keramaian, serta sejumlah gereja besar yang dipadati jemaat saat ibadah Natal dan menjelang pergantian tahun. Di lokasi-lokasi tersebut, pengamanan dilakukan bersama personel gabungan TNI-Polri. Satpol PP juga disiapkan untuk mengisi pos-pos pengamanan yang telah ditetapkan Polresta Samarinda.

Menanggapi fenomena meningkatnya aktivitas anak muda yang menginap di hotel saat libur tahun baru, Anis menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi melalui kegiatan cipta kondisi dan penertiban rutin.

“Kami melakukan upaya penertiban secara berkelanjutan untuk mendukung situasi yang aman dan kondusif selama Nataru,” jelasnya.

Terkait penjualan petasan, Anis menyebut terdapat regulasi yang harus dipatuhi para pedagang, khususnya yang berjualan di kawasan Pasar Pagi. Hingga kini, kajian terkait jenis petasan yang diperbolehkan masih berlangsung.

“Ada jenis petasan tertentu yang boleh dijual. Kami tetap melakukan monitoring, dan pengajuan perizinan juga tidak memakan waktu lama, selama tidak menimbulkan potensi kerawanan,” jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }