Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, resmi dimulai. Sekolah yang dibangun di atas lahan seluas 72.018 meter persegi itu menelan anggaran sebesar Rp247 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025–2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan pekerjaan fisik di lapangan telah berjalan sejak penandatanganan kontrak beberapa pekan lalu. Masa kontrak pembangunan ditetapkan selama 240 hari, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 11 Agustus 2026.
“Kalau dilihat di lapangan, pekerjaan fisik sudah berjalan,” kata Asli.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini melibatkan lintas kementerian. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertanggung jawab atas pembangunan fisik, yang mencakup gedung SD, SMP, dan SMA, gedung serbaguna, asrama siswa dan guru, masjid, kantin, perumahan dinas, hingga lapangan sepak bola.
Namun, Asli menyebut anggaran Rp247 miliar tersebut belum tentu mencakup pengadaan mebel dan perlengkapan pendukung lainnya.
Ia menambahkan, Samarinda menjadi salah satu dari 114 daerah di Indonesia yang telah memulai pembangunan fisik Sekolah Rakyat.
“Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.
Untuk operasional sekolah, kewenangan sepenuhnya berada di bawah Kementerian Sosial (Kemensos), termasuk penyediaan kebutuhan siswa seperti makan, laptop, pakaian, serta kebutuhan penunjang lainnya.
Baca Juga
Saat ini, kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat di Samarinda telah berjalan dengan memanfaatkan sejumlah fasilitas sementara, seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), serta SMA Negeri 16 untuk jenjang provinsi. Seluruh aktivitas tersebut nantinya akan dipusatkan di lokasi baru setelah pembangunan rampung.
“Seluruh pendanaan berasal dari pusat. Pemerintah daerah berperan sebagai penerima manfaat dan pendukung, terutama dalam penyediaan lahan,” jelasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id
