Warga Samarinda Seberang Senang Ada Taman Baru, Tapi Kok Disamping TPS?

Warga Samarinda Seberang menyambut positif kehadiran taman baru di kawasan tersebut. Namun, bingung karena lokasinya bersebelahan dengan TPS.
Devi Nila Sari
1.3k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Samarinda Seberang kehadiran ruang terbuka hijau (RTH) baru. Masyarakat setempat pun menyambut positif kehadiran taman yang terletak di Jalan Bung Tomo ini.

Apalagi taman masih minim di kawasan ini. Selain itu, lokasinya yang berada di samping Jembatan Mahakam dan Sungai Mahakam, menambah nilai estetika dari tempat tersebut.

Sayangnya, fasilitas publik ini berdampingan dengan tempat pembuangan sampah (TPS). Sehingga apabila bersantai di sini, pengunjung dapat merasakan aroma dari tempat tersebut.

Salah satu warga Sungai Keledang, Rian (23), mengaku bingung mengapa taman tersebut dibangun berdekatan dengan TPS.

Padahal, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang sudah menghadirkan taman perdana di Samarinda Seberang.

“Tapi saya enggak masalah sih, kalau harus nongkrong di sini. Karena saya enggak masalah dengan baunya. Tapi enggak tau yang lain ya,” tuturnya saat diwawancarai awak media di sekitar tempat tersebut, Senin (19/1/2026).

Hal sama pun diutarakan oleh warga Samarinda Seberang lainnya, Lani (28). Ia mengaku, senang dengan kehadiran taman tersebut.

Namun, ia memilih untuk tidak membawa anak-anak untuk bermain di tempat ini. Menurutnya, masih banyak taman lain yang lebih aman dan nyaman untuk didatangi.

“Kondisi taman yang dekat dengan TPS, jelas kurang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah tidak menggabung dua sarana tersebut menjadi satu kawasan. Menurutnya, bahwa keberadaan TPS lebih penting dibandingkan taman.

Sementara itu, Penjaga TPS Bawah Jembatan, Nurhayati (55) mengatakan, bahwa taman tersebut belum diresmikan oleh Pemkot Samarinda.

Berdasarkan informasi yang ia terima, taman tersebut memang diperuntukkan untuk masyarakat setempat duduk santai.

Dikatakannya, bahwa kehadiran taman tersebut tidak akan menggeser TPS yang sudah berdiri lebih dulu ini. Apalagi, hanya ada tiga TPS skala besar di wilayah tersebut.

“Kalau untuk kunjungan, di sini setiap sore lumayan ramai yang datang untuk duduk-duduk,” tutupnya. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }