Insiden KM Dharma Kartika IX Miring di Pelabuhan Semayang, Tiga Meninggal Dunia

Ada enam korban dalam insiden miringnya Kapal Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang. Dari total korban tersebut, tiga dinyatakan meninggal dunia.
Devi Nila Sari
1.9k Views

Kaltim.akurasi.id, Balikpapan – Proses evakuasi insiden miringnya Kapal Dharma Kartika IX saat proses sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/1/2026) berlanjut. Dalam prosesnya, dua korban meninggal dunia kembali ditemukan.

Korban kedua ditemukan pada pukul 14.45 WITA atas nama Nurlina (42), disusul penemuan korban ketiga pada pukul 14.50 WITA atas nama Nani (65). Keduanya berjenis kelamin perempuan dan ditemukan di area dek kapal dalam kondisi tertimpa muatan truk. Sebelumnya, korban pertama Idham Rapi (52) ditemukan dalam kondisi terjepit di kendaraan pribadinya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, membenarkan penemuan tersebut.

“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal, setelah dilakukan proses pencarian dan assessment lebih lanjut,” ujar Dody Setiawan, Selasa (27/01/2026).

Dody menjelaskan, dengan ditemukannya dua korban tambahan tersebut, total korban dalam peristiwa kecelakaan dengan penanganan khusus ini berjumlah enam orang.

“Tiga orang korban dinyatakan selamat dan sebelumnya telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan, sementara tiga orang lainnya meninggal dunia,” paparnya.

Setelah ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi lanjutan. Seluruh korban meninggal dunia kemudian diserahkan kepada ambulans untuk dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan guna penanganan lebih lanjut.

Dikatakannya, setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dilakukan assessment lanjutan, operasi SAR diusulkan untuk ditutup.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing, dilanjutkan dengan kesiapsiagaan,” pungkasnya.

Selain korban meninggal dunia, insiden ini turut mengakibatkan kerugian materil berupa satu unit truk pengangkut beras dalam kondisi terbalik, satu unit kendaraan pick up L300 pengangkut telur tertimbun muatan beras dan truk, dan satu unit kendaraan triton turut tertimpa truk beras. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }