Teras Samarinda Sempat Merugi, Pemkot Targetkan Baru Mulai Setor PAD pada 2026

Pengelolaan Teras Samarinda masih dalam fase pemulihan setelah sempat mengalami kerugian sejak awal operasional. Perumda Varia Niaga menargetkan kawasan ruang publik itu baru bisa memberi kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai 2026.
Fajri
By
2.6k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pengelolaan kawasan Teras Samarinda mulai menunjukkan tren pemulihan setelah sempat mengalami kerugian pada fase awal operasional. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga memproyeksikan kontribusi kawasan tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai optimal pada 2026.

Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade, menjelaskan kerugian di awal pengelolaan terjadi karena keterbatasan kewenangan perusahaan daerah dalam mengembangkan aktivitas bisnis di kawasan tersebut. Pada fase awal, pengelolaan Teras Samarinda masih bertumpu pada sektor parkir dengan jumlah pengunjung yang belum stabil.

“Kami memang rugi di awal karena belum bisa menjalankan fungsi bisnis sepenuhnya. Saat itu hanya parkir dan pengunjung juga masih sepi,” ujar Syamsuddin.

Ia menyebut, kondisi mulai membaik sejak Agustus 2025 setelah Varia Niaga mengoptimalkan pengelolaan kawasan. Salah satu faktor pendorong meningkatnya kunjungan masyarakat adalah kehadiran Teluk Lerong Space (TLS) di lahan eks SPBU.

Menurutnya, sepanjang 2025 pendapatan yang diperoleh masih difokuskan untuk menutup kerugian operasional pada masa awal pengelolaan. Meski demikian, kontribusi PAD sudah mulai berjalan melalui setoran dari sektor parkir.

“Yang langsung disetor ke PAD baru dari parkir, sekitar 10 persen. Untuk keseluruhan Teras, masih kami gunakan untuk menutup kerugian awal,” jelasnya.

Syamsuddin menilai, Teras Samarinda memiliki karakter berbeda dibandingkan unit usaha komersial lainnya yang dapat langsung menghasilkan keuntungan. Kawasan publik, kata dia, membutuhkan waktu untuk membangun trafik pengunjung sebagai fondasi penggerak aktivitas ekonomi.

“Teras itu harus dibangkitkan dulu trafiknya. Kalau tidak ada traffic generator, bisnis tidak akan jalan,” katanya.

Memasuki 2026, Varia Niaga menyiapkan sejumlah terobosan untuk meningkatkan daya tarik kawasan. Beberapa fasilitas baru direncanakan hadir, mulai dari wahana jet ski ramah keluarga, pemanfaatan teknologi robotik untuk kebersihan kawasan, hingga pertunjukan drone.

“Tahun ini kami targetkan ada tiga fasilitas baru supaya Teras Samarinda semakin modern dan menarik,” ungkapnya.

Selain berfungsi sebagai ruang publik, TLS juga dinilai berperan dalam penataan parkir di kawasan tersebut. Konsep food truck yang diterapkan di lokasi itu disebut telah melalui proses kurasi untuk menjaga kualitas produk.

“Kami lakukan kurasi ketat, terutama dari sisi kualitas dan higienitas produk,” jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }