Tanpa Jukir, Samarinda Siapkan Sistem Parkir Berlangganan Digital

Pemkot Samarinda siapkan sistem parkir berlangganan berbasis digital. Sistem ini disebut akan mencatat jumlah kunjungan kendaraan setiap harinya.
Devi Nila Sari
978 Views

Kaltim.akurasi.id, SamarindaPemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan program parkir berlangganan berbasis digital tanpa melibatkan juru parkir. Program ini dirancang sebagai upaya penataan parkir sekaligus pengumpulan data pergerakan kendaraan di kawasan tertentu.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, mengatakan pengguna kendaraan nantinya cukup memindai barcode yang tertera pada plang parkir sebagai tanda masuk. Sistem tersebut akan mencatat jumlah kunjungan kendaraan setiap harinya.

“Barcode itu berfungsi seperti check-in, sehingga bisa diketahui intensitas kendaraan di satu lokasi,” kata Boy.

Menurut dia, data tersebut akan digunakan sebagai dasar evaluasi dalam menentukan kebutuhan penambahan kantong parkir. Namun, penambahan fasilitas parkir tidak bisa dilakukan secara sembarangan, terutama di kawasan tepi jalan umum.

“Harus dianalisis matang supaya tidak menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Boy menjelaskan, skema parkir berlangganan digital berbeda dengan penataan juru parkir yang saat ini masih berlangsung. Untuk jukir yang masih beroperasi, dishub menyiapkan papan identitas berbarcode guna mendukung sistem pembayaran nontunai.

“Rencananya sistem ini akan terkoneksi, sehingga pelanggan cukup melakukan pemindaian,” tuturnya.

Dishub juga mempertimbangkan penerapan sistem parkir berlangganan berbasis pintu otomatis. Dengan skema ini, pengguna hanya perlu memindai kartu saat masuk dan keluar area parkir tanpa keterlibatan petugas.

Meski masih menghadapi keterbatasan lahan parkir di wilayah perkotaan, dishub memastikan program parkir berlangganan tetap dijalankan tahun ini. Pemerintah masih melakukan penyempurnaan kajian teknis serta menyiapkan infrastruktur pendukung sebelum implementasi penuh.

“Itu juga agak susah mencari (lahan parkir baru) di wilayah kota, sehingga memang perlu banyak penyempurnaan. Tapi secara umum program ini akan tetap dijalankan di tahun ini,” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }