Stok Bapok Aman Jelang Ramadan di Penajam Paser Utara, Tapi Harga Cabai Mulai “Pedas”

Menjelang Ramadan, pemerintah memastikan stok bahan pokok di PPU dalam kondisi aman. Namun di balik kabar itu, lonjakan harga cabai hingga Rp80 ribu per kilogram mulai dirasakan masyarakat, dipicu faktor cuaca dan produksi petani yang menurun.
Fajri
By
1.6k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara — Ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan. Kepastian ini disampaikan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan PPU setelah melakukan pemantauan di sejumlah pasar dan distributor.

Kepala Bidang Perdagangan DKUKM PPU, Marlina, mengatakan monitoring dilakukan di beberapa titik distribusi, seperti Pasar Induk Penajam, Pasar Waru, hingga sejumlah distributor besar, yakni PJA, Alfamidi, Ujung Pandang Grosir, dan RJS.

“Tujuan monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, baik di pasar maupun di tingkat distributor. Dari hasil pantauan, alhamdulillah stok aman dan tersedia,” ujar Marlina.

Ia menjelaskan, distribusi bahan pokok dari daerah pemasok seperti Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, dan Makassar berjalan lancar serta terjadwal dengan baik. Kondisi ini membuat pasokan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan relatif stabil tanpa gangguan distribusi.

Meski demikian, DKUKM PPU mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas cabai. Saat ini, harga cabai di tingkat petani mencapai Rp70 ribu per kilogram, sedangkan di tingkat pasar berada pada kisaran Rp80 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini dipengaruhi faktor cuaca, khususnya musim hujan yang berdampak pada produksi petani,” jelasnya.

Marlina berharap instansi terkait dapat mendorong peningkatan produksi cabai lokal. Hal ini dinilai penting karena kebutuhan cabai dan sayur-mayur di PPU cenderung meningkat, terutama seiring berjalannya sejumlah program yang bermitra dengan petani lokal.

“Produksi pertanian perlu terus ditingkatkan agar tidak terjadi kelangkaan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }