Banyak Pahala, Berikut Keutamaan Salat Tarawih Selama Ramadan

Menjalankan Salat Tarawih selama Ramadan memiliki banyak keutamaan. Salah satunya dapat pahala dan pengampunan dosa.
Devi Nila Sari
1.9k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Salat Tarawih adalah salat sunnah yang dilakukan pada malam hari selama bulan Ramadan. Ibadah ini dilaksanakan setelah salat Isya dan memiliki banyak keutamaan atau pahala bagi yang mengerjakannya.

Salat sunnah ini bisa dikerjakan sendiri atau berjamaah di masjid atau musala. Namun, menurut pada ulama ibadah ini diuatamakan dilakukan secara berjamah. Dikerjakan sebanyak 8 hingga 20 rakaat, ditambah witir 3 rakaat, sesuai tradisi masing-masing.

Kenapa Dinamakan Salat Tarawih?

Kata tarawih sendiri secara bahasa bentuk jama’ dari tarwihah yang artinya istirahat. Nama ini berasal dari kebiasaan para sahabat yang beristirahat setiap 2 salam (4 rakaat) saat melaksanakan salat berjamaah di bulan Ramadan. Nama ini kemudian melekat dan digunakan hingga saat ini. Biasanya waktu istirahat ini diisi dengan bacaan dzikir atau shalawat.

Hal tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Al-Hafiz Ibn Hajar al-‘Asqallani dalam kitab Fath al-Bari Syarah al-Bukhari.

“Syarh al-Bukhari menyebutkan bahwa salat Tarawih dinamakan demikian akrena para sahabat pertama kali melaksanakannya dengan beristirahat pada setiap dua kali salam (4 rakaat)”.

Keutamaan Salat Tarawih

Keutamaan Salat Tarawih tidak hanya berkaitan dengan pahala berlipat, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan penuh ampunan. Sebagaimana hadis yang disampaikan rasulullah.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang melakukan qiyam Ramadhan (salat Tarawih) dengan iman dan mengharapkan pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits kedua: “Siapa saja yang ikut Salat Tarawih berjamaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti salat semalam suntuk,” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

Adapun keutamaan Salat Tarawih yaitu:

1.  Menghapus dosa-dosa yang telah lalu

2. Mendapatkan pahala yang besar

3. Meningkatkan iman dan taqwa

4. Menjadi sebab diampuninya dosa-dosa

5. Mendekatkan diri kepada Allah SWT

Keistimewaan Salat Tarawih

Mengerjakan Salat Tarawih memiliki banyak keistimewaan. Ali bin Abi Thalib RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan Salat Tarawih dari malam pertama hingga malam ketiga puluh.
Berikut keistimewaan Salat Tarawih malam pertama hingga malam terakhir sebagaimana melansir detik.com.

1. Malam ke-1: Seorang muslim keluar dari dosanya seperti saat dilahirkan oleh ibunya.

2. Malam ke-2: Ia diampuni, begitu pula kedua orang tuanya jika keduanya muslim.

3. Malam ke-3: Malaikat berseru di bawah ‘Arsy agar ia mulai beramal karena dosanya telah diampuni.

4. Malam ke-4: Mendapat pahala seperti membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an.

5. Malam ke-5: Mendapat pahala seperti sholat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsa.

6. Malam ke-6: Mendapat pahala seperti tawaf di Baitul Makmur dan didoakan ampunan oleh seluruh batu.

7. Malam ke-7: Seolah meraih derajat Nabi Musa AS dan kemenangannya atas Fir’aun.

8. Malam ke-8: Allah memberi pahala seperti yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS.

9. Malam ke-9: Seolah beribadah seperti ibadah Nabi SAW.

10. Malam ke-10: Mendapat kebaikan dunia dan akhirat.

11. Malam ke-11: Keluar dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

12. Malam ke-12: Datang di hari kiamat dengan wajah bercahaya seperti bulan purnama.

13. Malam ke-13: Datang di hari kiamat dalam keadaan aman.

14. Malam ke-14: Malaikat bersaksi atas amal Tarawihnya sehingga tidak dihisab.

15. Malam ke-15: Didoakan oleh para malaikat dan para pemikul ‘Arsy.

16. Malam ke-16: Dijamin selamat dari neraka dan masuk surga.

17. Malam ke-17: Mendapat pahala seperti para nabi.

18. Malam ke-18: Malaikat menyeru bahwa Allah ridha kepadanya dan orang tuanya.

19. Malam ke-19: Derajatnya diangkat di surga Firdaus.

20. Malam ke-20: Mendapat pahala syuhada dan orang saleh.

21. Malam ke-21: Dibangunkan istana dari cahaya di surga.

22. Malam ke-22: Datang di hari kiamat tanpa rasa sedih.

23. Malam ke-23: Dibangunkan kota di surga.

24. Malam ke-24: Mendapat 24 doa yang dikabulkan.

25. Malam ke-25: Dihapuskan azab kubur.

26. Malam ke-26: Pahalanya dilipatgandakan selama 40 tahun.

27. Malam ke-27: Melewati shirath seperti kilat.

28. Malam ke-28: Diangkat 1.000 derajat di surga.

29. Malam ke-29: Mendapat pahala 1.000 haji yang diterima.

30. Malam ke-30: Allah berfirman: “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.” (HR Majalis)

Namun, keistimewaan ini tidak disebutkan dalam hadits shahih. Beberapa ulama seperti Ibn Hajar al-‘Asqallani dan al-Nawawi tidak menyebutkan keistimewaan ini dalam kitab-kitab mereka. Lebih baik fokus pada keutamaan salat Tarawih secara umum, seperti mendapatkan pahala dan ampunan dosa. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }