Kebutuhan ASN Samarinda Masih Tinggi, Sektor Pendidikan dan Kesehatan Paling Kekurangan

Pemkot Samarinda masih kekurangan tenaga ASN dan PPPK, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Tingginya angka pensiun setiap tahun jadi faktor utama.
Fajri
By
2.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus memetakan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh perangkat daerah.

Kepala BKPSDM Samarinda, Fiona Citrayani, menyebut kebutuhan tenaga sebenarnya tersebar di berbagai sektor, menyesuaikan kondisi riil masing-masing perangkat daerah.

“Kalau ditanya sektor mana yang paling banyak membutuhkan, sebenarnya semua perangkat daerah memiliki kebutuhan. Namun, itu akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penentuan formasi pegawai tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah daerah mempertimbangkan kebutuhan aktual sekaligus kemampuan anggaran untuk membiayai penambahan pegawai.

Menurutnya, jika suatu instansi masih kekurangan tenaga, akan dilakukan evaluasi untuk memastikan apakah kebutuhan tersebut dapat dipenuhi sesuai kapasitas keuangan daerah.

Meski demikian, dua sektor masih mendominasi kebutuhan tenaga, yakni pendidikan dan kesehatan. Kondisi ini dipengaruhi tingginya angka pegawai yang memasuki masa pensiun setiap tahun.

“Di sektor pendidikan, jumlah pegawai yang pensiun bisa mencapai sekitar 400 orang per tahun. Ini tentu berdampak pada kebutuhan tenaga pengganti yang cukup besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan tenaga di sektor kesehatan juga terus meningkat seiring tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana