Kaltim.akurasi.id, Bontang – Jika bosan dengan wisata pantai atau gunung, Anda dapat mengunjungi Museum Mulawarman. Destinasi sejarah yang berada di Kalimantan Timur ini memiliki banyak artefak sejarah yang cukup menarik.
Dahulu, museum merupakan bangunan bekas Istana Kesultanan Kutai Kartanegara dengan arsitektur megah dan indah.
Sejarah Museum
Terdapat banyak koleksi Museum Kalimantan Timur yang menarik sekaligus mengenang masa lampau. Museum merupakan bangunan karya arsitek Belanda Holland Beton Mattscappy pada tahun 1935 dengan gaya perpaduan Kutai dan Eropa klasik.
Warna cukup dominan yaitu putih bersih dengan tangga-tangga epik menuju gerbang bangunan. Sejarah mencatat bahwa istana tersebut sebagai hadiah Belanja bagi Kesultanan Kutai ing Martadipura.
Lokasi Museum
Museum berada di Jalan Diponegoro Nomor 26, Panji, Kota Tenggarong, Provinsi Kalimantan Timur.
Harga Tiket Masuk
Masuk museum bayar berapa? Anda cukup merogoh kocek 15 ribu rupiah untuk membayar tiket masuk. Sedangkan untuk anak harga tiket 5 ribu rupiah saja. Khusus pengunjung mancanegara, harga tiket masuk 15 ribu rupiah per orang. Museum buka jam 08.30 hingga 16.00/16.30 waktu setempat.
Koleksi Museum
Museum ikonik di Kaltim ini menyuguhkan kisah masa lampau yang sarat cerita sejarah. Dengan pengelolaan terbaik, mampu memikat para pengunjung sehingga datang ke museum tidak lagi membosankan.
Anda dapat melihat dan membayangkan sensasi seolah kembali ke masa lampau dengan melihat bagian dalam museum. Apa saja isi dari Museum Mulawarman?
1. Benda Bersejarah Kerajaan Kutai Kartanegara

Museum terdiri dari dua lantai yang cukup luas. Di lantai pertama Anda bakal disuguhi berbagai benda bersejarah masa Kerajaan Kutai Kartanegara.
Terdapat pula koleksi senjata tradisional yang unik khas Kalimantan. Peninggalan perhiasan cukup pula menarik perhatiaan dan Anda menjadi tahu seni masa lampau yang tak kalah indah dengan masa sekarang.
Selain itu, ada pula artefak yang memperlihatkan kejayaan kerajaan pada masa lampau dari raja satu ke raja berikutnya.
2. Singgasana Raja

Museum menampilkan singgasana raja dengan warna dominan kuning yang cukup indah. Singgasana merupakan pemberian Mr Van Der Lubbe dari Belanda dengan artistik gaya Eropa.
Dahulu, singgasana digunakan sebagai tempat duduk raja dan permaisuri pada acara resmi kesultanan.
3. Batu Menangis
Anda dapat menyaksikan Batu Menangis sebagai simbol durhakanya seorang anak kepada sang ibu.
4. Prasasti Yupa

Prasasti Yupa memperlihatkan awal mula pengenalan aksara di nusantara. Prasasti berupa replika tugu batu peninggalan Hindu yang mengisahkan sejarah Kesultanan Kutai mulai abad ke-4 Masehi. Tulisannya berupa huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta.
5. Budaya Suku Kalimantan

Lantai berikutnya menunjukkan kekayaan budaya berbagai suku di Kalimantan. Anda tentu tahu ada banyak sekali suku Kalimantan Timur yang masih teguh memegang budaya dan tetap lestari hingga sekarang.
Museum menampilkan artefak budaya masing-masing suku seperti tenun Ulap Doyo hingga ukiran kayu rumit dan sarat seni dari Suku Dayak Kenyah. Semuanya menunjukkan kekayaan budaya yang perlu dilestarikan.
Wisata ke museum akan memberi banyak pembelajaran baru bagi Anda sehingga selain menyegarkan pikiran juga menambah wawasan. Jika sudah puas menjelajahi Kalimantan Timur, bisa lanjut ke Bali.
Berwisata ke Bali semakin santai tanpa perlu memikirkan transportasi karena ada sewa mobil di Bali yang terpercaya. Dengan menggunakan mobil rental Anda dapat sepuasnya mengunjungi berbagai objek wisata mengasyikkan di Bali.
Museum Mulawarman merupakan tempat wisata yang penuh sarana edukasi. Dalam museum menampilkan koleksi masa lampau lengkap Kalimantan Timur. Anda seolah kembali ke kejayaan masa lampau dengan menyaksikan peninggalan yang penuh kisah sejarah. (*)
Penulis: Pewarta
Editor: Suci Surya Dewi