Kue Keminting, Oleh-Oleh Khas Kalimantan Timur dengan Rasa Manis Gurih yang Legendaris

Selain memiliki cita rasa yang khas, harga Kue Keminting juga cukup terjangkau. Wisatawan dapat membawa pulang camilan tradisional ini dengan harga mulai dari sekitar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu, tergantung ukuran kemasan.
Ocha Ocha
5 Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Salah satu makanan yang menjadi pilihan oleh-oleh khas Kalimantan Timur adalah Kue Keminting atau yang juga dikenal sebagai Wadai Keminting. Kue kering tradisional ini memiliki bentuk unik menyerupai biji kemiri serta cita rasa manis dan gurih yang membuatnya digemari banyak orang.

 

Kue Keminting merupakan salah satu camilan khas yang banyak ditemukan di wilayah Samarinda dan beberapa daerah Kalimantan Timur lainnya. Nama “keminting” sendiri merujuk pada bentuk kue yang menyerupai kemiri. Ukurannya kecil, berbentuk bulat lonjong, dan memiliki tekstur khas yang awalnya terasa sedikit keras, tetapi akan mudah pecah dan lumer ketika dikunyah.

 

Keunikan utama Kue Keminting terletak pada perpaduan rasa dan teksturnya. Kue ini memiliki rasa manis legit yang berasal dari campuran gula pasir dan gula aren atau gula merah, kemudian berpadu dengan rasa gurih dari santan kelapa. Kombinasi tersebut menghasilkan cita rasa khas yang membedakan Keminting dari berbagai jenis kue kering lainnya.

 

Bahan utama pembuatan Kue Keminting cukup sederhana, tetapi menghasilkan rasa yang istimewa. Beberapa bahan yang digunakan antara lain tepung kanji atau tepung tapioka, tepung terigu, gula merah, gula pasir, santan kelapa, dan telur. Ada pula variasi resep yang menggunakan tepung sagu sebagai bahan tambahan untuk memberikan tekstur renyah pada kue.

 

Proses pembuatan Kue Keminting dilakukan secara bertahap. Tepung kanji biasanya disangrai terlebih dahulu agar menghasilkan tekstur yang lebih ringan. Setelah itu, bahan seperti gula merah, gula halus, telur, dan santan dicampurkan hingga menjadi adonan. Tepung kemudian dimasukkan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai adonan memiliki tekstur yang kalis dan mudah dibentuk.

 

Adonan yang sudah siap kemudian dicetak menggunakan cetakan khusus yang membentuknya menyerupai biji kemiri. Setelah dicetak, kue dipanggang menggunakan api kecil hingga matang sempurna. Proses pemanggangan inilah yang membuat Kue Keminting memiliki tekstur renyah dan aroma khas yang menggugah selera.

 

Sebagai makanan tradisional, Kue Keminting tidak hanya menjadi camilan sehari-hari, tetapi juga sering disajikan ketika berkumpul bersama keluarga. Kue ini sangat cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi, terutama saat bersantai bersama kerabat.

 

Meskipun tidak sepopuler amplang sebagai oleh-oleh khas Kalimantan Timur, Kue Keminting tetap memiliki penggemar tersendiri. Banyak wisatawan yang mencari kue ini karena bentuknya yang unik dan rasanya yang khas. Keberadaannya menjadi salah satu bukti bahwa Kalimantan Timur memiliki kekayaan kuliner tradisional yang beragam.

 

Selain memiliki cita rasa yang khas, harga Kue Keminting juga cukup terjangkau. Wisatawan dapat membawa pulang camilan tradisional ini dengan harga mulai dari sekitar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu, tergantung ukuran kemasan.

 

Kue Keminting bukan hanya sekadar makanan ringan, tetapi juga bagian dari warisan kuliner masyarakat Kalimantan Timur. Melalui rasa manis, gurih, dan bentuk uniknya, kue ini membawa cerita tentang tradisi serta kreativitas masyarakat lokal dalam mengolah bahan sederhana menjadi sajian yang bernilai budaya. (*)

Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana