Gubernur Kaltim Resmikan Nama Stadion Sempaja Jadi Gelora Kadrie Oening

kaltim_akurasi

Pemberian nama Kompleks Stadion Madya Sempaja menjadi Gelora Kadrie Oening bertujuan untuk mengenang jasa-jasa mantan Wali Kota Samarinda periode 1967-1980 HM Kadrie Oening.

Akurasi.id, Samarinda – Gubernur Kaltim Isran Noor meresmikan nama Kompleks Stadion Madya Sempaja menjadi Gelora Kadrie Oening, Senin (30/5/2022). Pemberian nama Stadion Madya Sempaja menjadi Gelora Kadrie Oening untuk mengenang jasa-jasa mantan Wali Kota Samarinda periode 1967-1980.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Wali Kota Samarinda Andi Harun, keluarga dan para sahabat almarhum HM Kadrie Oening serta tamu undangan lainnya.

[irp]

“Nama beliau sangat pantas diabadikan untuk bangunan infrastruktur seperti gelanggang olahraga. Jadi tidak perlu diragukan lagi,” kata Isran Noor disambut tepuk tangan hadirin di Gelora Kadrie Oening.

Menurut orang nomor satu di Kaltim ini, banyak sejarah yang belum terungkap dari hal-hal baik yang sudah almarhum HM Kadrie Oening rencanakan. Salah satunya Jembatan Mahakam.

Isran mengungkapkan, desain pembangunan Jembatan Mahakam telah ada sejak pemerintahan mantan Wali Kota Samarinda Kadrie Oening. Namun, karena desainnya terlalu mahal, maka pembangunan jembatan tidak dapat terlaksana seperti rencana awal.

“Namun, di masa itu. Kepala dinas perindustrian almarhum Rahman Karim mengatakan, yang penting jembatan segera selesai. Tidak harus melakukan pembangunan jembatan yang besar di Sungai Kunjang. Maka, terbangunlah jembatan seperti sekarang. Memang cukup sempit. Tidak memperkirakan kondisi alam,” paparnya.

[irp]

Pemberian Nama Gelora Kadrie Oening untuk Mengenang Jasa HM Kadrie Oening

Selain itu, beberapa warisan HM Kadrie Oening untuk Samarinda antara lain penataan Taman Hiburan Gelora menjadi Kompleks Pertokoan Citra Niaga, miliki peran dalam perluasan wilayah Samarinda, relokasi Sungai Selili, konseptor Stadion Segiri, merancang jembatan di Sungai Karang Mumus dan penggagas pembangunan Stadion Madya Sempaja.

“Ini momen sejarah yang harus kita semua catat. Beliau juga yang membersihkan becak dan menata kota. Juga pelaku sejarah peletakan dasar perubahan dan pembangunan Samarinda. Sekarang kita tinggal menikmati,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Tianur mengatakan, bahwa usulan penamaan Kompleks Madya Sempaja menjadi nama salah satu mantan Wali Kota Samarinda itu, sebenarnya telah ada sejak lama. Namun, baru terealisasi pada masa pemerintahan Gubernur Isran Noor.

“Ini bukan pergantian nama, tapi penamaan. Karena sebelumnya stadion ini belum ada namanya. Nama Stadion Madya Sempaja hanya istilah tingkatan. Oleh karena itu, diberi nama HM Kadrie Oening. Karena beliau memiliki jasa untuk Samarinda. Selain itu, dulu beliau juga yang menginginkan pembangunan stadion di kawasan ini,” terangnya.

Sementara, perwakilan keluarga almarhum HM Kadrie Oening, Sa’mani menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Gubernur Kaltim Isran Noor yang merestui perubahan nama menjadi Gelora Kadrie Oening.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Gubernur Isran Noor dan jajaran. Kami yakin beliau tidak lupa kalau rumah almarhum HM Kadrie Oening pernah ada di depan stadion ini,” kata dia. (*/adv/diskominfokaltim)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana