Kapal Terbalik di Muara Manggar, Satu Nelayan Hilang

Seorang nelayan dikabarkan hilang usai perahu yang ditumpanginya terbalik di perairan Muara Manggar. Hingga kini pencarian masih terus dilakukan.
Devi Nila Sari
1.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Balikpapan – Sebuah kapal nelayan mengalami kecelakaan di perairan Muara Manggar, Balikpapan, Kamis (16/7/2026) malam. Dalam insiden tersebut, satu nelayan dikabarkan hilang terbawa arus.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan kapal yang mengangkut empat orang tersebut kandas sebelum akhirnya terbalik akibat dihantam gelombang besar saat memasuki Muara Manggar sekitar pukul 19.40 WITA.

Dari empat orang yang berada di atas kapal, tiga orang berhasil selamat, yaitu Ruding, Sofian, dan Sukri. Sementara itu, satu orang lainnya atas nama Alan hingga kini masih dalam pencarian.

“Setelah menerima laporan pada pukul 20.35 WITA, Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba di LKP pada pukul 21.25 WITA untuk berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan serta melaksanakan pencarian,” terangnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Akurasi.id, Jumat (17/7/2026) pagi.

Korban Tidak Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan pada Hari Kedua

Ia mengungkapkan, pencarian dilakukan hingga pukul 00.30 WITA dengan hasil sementara korban belum ditemukan. Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan debriefing dan memutuskan untuk melanjutkan pencarian pada hari kedua sesuai rencana operasi SAR, dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Endrow Sasmita, mengatakan bahwa pencarian akan terus diupayakan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.

“Tentunya pencarian akan kami upayakan pada malam hari ini, namun mengingat jarak pandang yang terbatas, pelaksanaan pencarian akan kami sesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Angin Kencang dan Gelombang, Nelayan Diimbau Berhati-hati Saat Beraktivitas

Endrow juga mengimbau kepada nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut agar meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar lebih berhati-hati karena saat ini kondisi cuaca, terutama angin dan gelombang, masih cukup tinggi dan berpotensi membahayakan aktivitas di perairan,” tambahnya.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama BPBD Kota Balikpapan, Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Balawisata Dispora Kota Balikpapan, Babinsa Manggar, Bhabinkamtibmas Manggar, nelayan setempat, serta keluarga korban. Tim menggunakan Rescue Car Type II, Rubber Boat, RBB, peralatan SAR air, peralatan selam, peralatan komunikasi, dan peralatan medis dalam mendukung pelaksanaan pencarian. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana