Siapkan Program Jangka Panjang, Andriansyah Usul Agar Pemkot Samarinda Bentuk Satgas Karhutla

Di tengah masih masifnya karhutla, Pemkot Samarinda dinilai perlu membentuk Satgas Karhutla. Tim ini nantinya akan mendapatkan pelatihan khusus terkait penanganan karhutla.
kaltim_akurasi
1.9K Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menghantui masyarakat Kalimantan, tidak terkecuali warga Samarinda. Dalam beberapa waktu terakhir misalnya banyak dilaporkan adanya temuan karhutla diberbagai titik di Kota Tepian.

Akibatnya, kondisi asap yang menyelimuti langit Samarinda tampak kian pekat. Selain karena dugaan adanya asap kiriman dari provinsi lain seperti dari Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Merespons persoalan tersebut, Anggota DPRD Samarinda Andriansyah meminta supaya pemerintah membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas) Karhutla. Politikus Partai Demokrat ini beralasan, satgas ini penting dibentuk karena bisa menjadi tim yang nanti bergerak cepat dalam penanganan karhutla.

Nantinya, satgas karhutla ini dapat berdiri sebagai sebuah forum tersendiri maupun berada di bawah koordinasi lembaga terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda.

“Mengapa Satgas Karhutla perlu dibentuk, karena tim ini nantinya akan mendapatkan pelatihan khusus terkait penanganan kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan karhutla,” jelas dia kepada wartawan media ini, Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, penanganan kebakaran seperti karhutla memiliki penanganan tersendiri. Tidak sama seperti kebakaran pada umumnya. Terdapat pelatihan khusus yang perlu diberikan kepada setiap petugas yang akan terjun dalam penanganan karhutla.

Di sisi lain, menurutnya, persoalan karhutla di Kalimantan, sudah menjadi persoalan tahunan setiap musim kemarau. Artinya, pengalaman yang sudah-sudah harus menjadi cermin. Karenanya, Samarinda perlu memiliki Satgas Karhutla yang akan mendapatkan pelatihan khusus nantinya.

Apalagi penanganan karhutla di Kalimantan tidak sama dengan daerah lainnya di Indonesia. Sebab kebakaran yang terjadi di Kalimantan, termasuk Samarinda, tidak hanya terjadi di atas permukaan, melainkan juga terjadi di bawah tanah.

“Kita sama-sama tahu kalau Kalimantan ini memiliki kandungan batu bara yang cukup besar, begitu juga dengan lahan gambut. Artinya, walau lahan di atasnya telah dipadamkan, tetapi kebakaran di bawah tanah masih bisa terus terjadi,” paparnya.

Mengingat lembaga BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarta) Samarinda berada di bawah koordinasi Komisi III DPRD Samarinda tempat ia bernaung, Andri akan mengusulkan untuk mengadakan rapat bersama lembaga tersebut.

“Nanti akan kita diskusikan mengenai perlunya Satgas Karhutla ini, karena saya kira tim ini penting, mereka yang akan bersiaga dalam pengendalian karhutla setiap tahunnya,” tutur dia. (adv/dprdsamarinda/drh)

Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana