Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sudah di depan mata. Pengunjung Klenteng Thien Le Kong di Kota Samarinda diprediksi meningkat.
Sekretariat klenteng, Hanson Tjahaja (45) menyebut pada bulan biasa, kunjungan biasanya 2.000 sampai 3.000 orang. Namun, saat perayaan Imlek jumlah pengunjung bisa melonjak sampai 6.000 orang.
Dikatakannya, pengunjung rumah ibadah tersebut tidak hanya berasal dari Samarinda. Tetapi ada pula yang berasal dari luar daerah, seperti Balikpapan dan Bontang.
“Untuk menyambut Hari Raya Imlek ini, kita sudah persiapkan dari Januari,” tuturnya saat diwawancarai awak media di Samarinda.
Adapun sembahyang malam pergantian tahun Imlek dijadwalkan berlangsung, Senin (16/2/2026) mulai pukul 20.00 Wita hingga tengah malam. Ibadah kemudian dilanjutkan pada Selasa (17/2/2026) sejak pagi.
Saat perayaan Imlek, kunjungan dapat dilakukan selain umat beragama Konghucu. Pihaknya pun terbuka bagi masyarakat yang ingin bersembahyang, maupun sekadar melihat suasana perayaan.
Adapun persiapan awal dimulai dengan pembersihan menyeluruh area rumah ibadah, dilanjutkan pengecatan bangunan utama hingga fasilitas penunjang.
Setelah itu, pengurus membersihkan perlengkapan ibadah serta ornamen dekoratif, termasuk lampu-lampu teratai yang menjadi ciri khas saat Imlek.
Ratusan lampion atau tenglong juga dipasang di berbagai sudut klenteng. Dekorasi tahun ini turut disesuaikan dengan tema Shio Kuda, yang menjadi penanda tahun baru China 2577 Kongzili.
Selain dekorasi, persiapan ritual keagamaan juga telah dilakukan, di antaranya pembersihan rupang atau patung dewa-dewi serta penggantian busana di 11 altar yang ada di klenteng.
“Kita pun memastikan kalau rangkaian perayaan tahun ini tetap mengedepankan toleransi antarumat beragama, seiring sebagian agenda yang beririsan dengan bulan suci Ramadan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari