Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Desa Pela yang terletak di Kutai Kartanegara menawarkan destinasi wisata yang tidak biasa. Bukan terumbu karang atau ratusan biota laut seperti tempat liburan lainnya. Di sini, jika beruntung anda dapat bertemu dengan Pesut Mahakam.
Hewan ini merupakan salah satu flora endemik khas Kalimantan Timur (Kaltim). Mamalia air tawar yang kerap ditemui pada berbagai tugu yang ada di penjuru Tanah Benua Etam. Sayangnya, binatang yang dijuluki sebagai lumba-lumba air tawar ini justru sedang terancam punah.
Namun, anda masih bisa menemukan mamalia air tawar tersebut di Desa Pela. Wilayah ini dikembangkan menjadi desa wisata berbasis ramah lingkungan yang berfokus pada konservasi Pesut Mahakam.
Lokasi Desa Pela
Desa Pela merupakan salah satu desa yang ada di Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar). Persisnya, terletak di pesisir Danau Semayang.
Baca Juga
Akses Menuju Desa Pela
Untuk menuju desa ini, anda akan menggunakan dua jalur, yaitu darat dan air. Dari Samarinda menuju Kota Bangun, Kukar, jarak yang ditempuh sekitar 1 sampai 2 jam. Setibanya di sana, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri Sungai Mahakam menggunakan perahu menuju Desa Pela sekira 30-45 menit.
Aktivitas yang Dapat Dilakukan
Baca Juga
Bagi anda yang tertarik untuk mengunjungi desa ini, maka berikut beberapa aktivitas yang dapat dilakukan:
1. Mengunjungi Museum Pesut Mahakam
Tidak hanya menawarkan beragam informasi tentang Pesut Mahakam, namun museum ini juga dapat menjadi wadah edukasi. Karena pengunjung dapat melihat alat tangkap ramah lingkungan yang digunakan oleh nelayan setempat.
Bahkan museum ini pun menjadi satu-satunya yang didedikasikan untuk melestarikan budaya dan tradisi pesisir masyarakat Pela.
2. Melihat Pesut Mahakam
Untuk dapat melihat hewan langka ini, Anda dapat mengikuti tur yang disediakan oleh pengelola setempat. Selain itu, Anda juga bisa melihat pesona Sungai Mahakam dari dekat.
Baca Juga
3. Mengunjungi Festival Danau
Festival Danau Semayang adalah sebuah festival tahunan yang diadakan di Desa Pela, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang bertujuan melestarikan budaya lokal, khususnya budaya nelayan. Acara ini biasanya menampilkan berbagai kegiatan seperti upacara adat, pertunjukan seni dan budaya, lomba kuliner, mendanau (menangkap ikan dengan tangan kosong), memancing, dan mendayung.
4. Menikmati Senja
Bagi Anda pecinta senja, desa ini menawarkan pemandangan alam yang indah, terutama saat matahari terbenam. Terdapat juga spot-spot menarik seperti hamparan rumput (saat musim kemarau) yang cocok untuk berfoto.
5. Memancing
Danau Semayang dikenal memiliki potensi perikanan yang melimpah, sehingga memancing bisa menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan.
Biaya yang Diperlukan
Dilansir dari lama instagram @desawisatapela, terdapat beberapa daftar paket wisata per Juni 2025 lalu.
1. Trip Pesut Mahakam dan susur Sungai Pela dan Danau Semayang Rp200 ribu
2. Transportasi antar jemput pulang pergi (PP) dermaga Liang – Kota Bangun Rp600 ribu
3. Transportasi PP dermaga Pela-Liang Rp500 ribu
4. Homestay/kamar Rp200 ribu
5. Makan/porsi Rp50 ribu
Untuk paket tambahan:
1. Atraksi membatik Rp300 ribu
2. Atraksi kriya Rp250 ribu
3. Paddle boat Rp20 ribu/jam
4. Melihat Tari Jepen Rp400 ribu
5. Melihat Seni Bela Diri Kuntau Rp250 ribu
Adapun harga dapat berubah sewaktu-waktu, bagi anda yang berminat untuk menjelajahi keindahan Desa Pela dapat menghubungi kontak telepon 081347243689 (Alimin). (*)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari