Pasar Ramadan GOR Segiri Samarinda Diserbu Warga, Takjil Tradisional jadi Buruan

Pasar Ramadan GOR Segiri diserbu warga. Jajanan tradisional, gorengan, hingga lauk pauk jadi buruan.
Devi Nila Sari
1.7k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Tradisi berburu takjil di bulan suci Ramadan kembali menggeliat di kawasan GOR Segiri. Sejak sore hari, masyarakat tumpah ruah memadati area tersebut untuk mencari santapan berbuka puasa.

Deretan lapak pasar Ramadan berjajar rapi menawarkan aneka hidangan. Mulai dari jajanan tradisional khas Banjar hingga makanan berat, semuanya tersedia dengan harga yang relatif terjangkau. Semerbak wangi rempah bercampur aroma manis kue-kue tradisional menyeruak di sepanjang kawasan, menciptakan suasana yang selalu dirindukan warga Kota Tepian setiap tahunnya.

Tak hanya menjadi pusat kuliner, Pasar Ramadan GOR Segiri juga menghadirkan hiburan live music yang semakin menambah semarak suasana menjelang azan magrib. Pengunjung tampak menikmati alunan musik sembari menunggu waktu berbuka.

Suasana Pasar Ramadan Gor Segiri. (Muhammad Zulkifli/Akurasi.id)

Salah satu pengunjung, Yogi Pratama Hafidz (27), warga Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

“Ramai sekali mas, ini pertama kali saya ke Pasar Ramadan GOR Segiri. Jajanannya juga lengkap di sini,” kata dia.

Yogi mengatakan, dirinya secara khusus mencari kudapan tradisional untuk menu berbuka. Menurutnya, kue-kue yang dibuat dengan cara dipanggang di loyang memiliki cita rasa khas yang sulit ditolak.

“Saya cari kue yang di loyang, kalau tidak salah namanya Amparan Tatak, Bingkak, dan Serabi. Enak sekali rasanya dan pas untuk dimakan saat bulan puasa,” tuturnya.

Kue tradisional. (Muhammad Zulkifli/Akurasi.id)

Sementara itu, pengunjung lain, Aminah Irawati (24), warga Jalan MT Haryono, mengaku hampir tak pernah absen datang ke Pasar Ramadan Segiri setiap tahun.

“Di sini lengkap banget. Semua yang dicari ada, mulai dari makanan berat sampai takjil manis dan gurih seperti gorengan. Harganya juga sangat terjangkau,” ucap Aminah.

Sore itu, Aminah terlihat menjinjing beberapa kantong belanja berisi ayam bakar, tahu bakso, serta aneka gorengan. Ia menyebut, menu tersebut sebagai hidangan wajib yang tidak boleh terlewatkan saat berbuka puasa.

“Paling favorit itu tahu bakso, saya sampai beli Rp15 ribu. Sebenarnya belanja tidak terlalu banyak, karena di rumah cuma tinggal berdua, jadi beli secukupnya saja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }