Kaltim.akurasi.id, Bontang – Pernah lihat kan tabung whipped cream merah muda yang sering dipakai untuk menghias kue? Nah, akhir-akhir ini benda lucu ini lagi sering berseliweran di sosial media. Tabung ini mungkin terlihat lucu bagi beberapa orang, tapi ternyata di balik warna imutnya, tersimpan bahaya fatal yang merenggut nyawa, termasuk isu yang menyeret nama salah satu influencer Indonesia.
Lalu, bagaimana ceritanya alat untuk bikin kue bisa jadi seberbahaya itu? Jawabannya ada pada isi di dalamnya, yakni Nitrous Oxide (N2O).
Dua Wajah Nitrous Oxide: Pahlawan vs Monster
Oke biar kita semua ngerti sama bahayanya, kita harus kenalan dulu sama biang keladinya yaitu gas Nitrous Oxide atau N2O. Gas ini punya dua sisi yang saling berbanding terbalik. Di satu sisi N2O bisa menjadi pahlawan yang acap kali dipakai di dunia medis untuk anestesi, atau para chef yang menggunakannya sebagai bahan pengembang hiasan kue.
Namun, di sisi lain, N2O berubah menjadi menjadi racun hitam yang menghancurkan. Di dunia party, gas ini sering disalahgunakan untuk mengejar sensasi high sesaat. Padahal sensasi itu hanya tipuan dan candu sesaat. Bahkan, gas ini masuk ke dalam Top 10 gas rekreasi paling popular di dunia.
Popularitas ini meledak berkat satu marketing yang dikemas dalam bentuk whip cream merah muda yang ternyata akibatnya fatal banget. Nah ini dia bagian paling krusial gimana ceritanya ganti kemasan bisa memicu sesuatu yang berisiko dan sangat mematikan? Ya, betul, yaitu dengan mengganti volume.
Baca Juga
Dulu, gas ini hanya dijual dalam tabung kecil berukuran 8 gram yang sekali pakai.Namun sekarang, muncul tabung pink raksasa yang isinya bisa 70 hingga 400 kali lipat lebih banyak. Karenanya, gas N2O dapat mengalir lebih banyak dan nonstop.
Artinya, ketika menghirup gas ini, penggunanya tidak punya waktu untuk menarik nafas untuk oksigen. Aliran gas yang tidak berhenti mengalir dari tabung besar ini sama saja seperti membuka 5 jalan pintas menuju kematian. Mengapa?
Oksigen Terdepak
Baca Juga
Aliran gas dari tabung besar yang nonstop membuat pengguna tidak sempat menghirup oksigen.
Efek “Cekikan”
Otak mengalami hipoksia (kekurangan oksigen parah) yang rasanya seperti dicekik dari dalam tanpa disadari.
Henti Jantung
Jantung bisa berhenti berdetak seketika akibat syok pada sistem saraf.
Trauma Fisik
Baca Juga
Tekanan gas yang terlalu kuat bahkan berisiko merusak jaringan tenggorokan secara permanen dalam hitungan detik.
Jadi intinya sensasi fly yang mereka kejar bukan rasa senang, melainkan jeritan otak yang sedang sekarat karena kehabisan oksigen. Bukan hanya itu, buat mereka yang lolos dari kematian mendadak, ada bahaya lain yang lebih licik yang membunuh secara perhalan. Yaitu melumpuhkan car akita bergerak.
Bagaimana cara kerjanya?
Nitrous Oxide adalah gas yang super reaktif yang begitu masuk dalam tubuh langsung akan menyerang vitamin B12 yang merusak B12 sampai jadi tidak aktif dan tidak berguna lagi. Kenapa fatal? Karena tubuh kita butuh B12 untuk merawat mielin.
Simpelnya, seperti mielin seperti lapisan pelindung karbol di system saraf kita. Kalau B12nya dirusak lapisan pelindung akan hancur. Akibatnya system saraf kita mulai konslet dan proses kerusakannya ini pelan-pelan tapi pasti.
Awalnya mungkin cuma merasa kesemutan biasa di tangan dan kaki. Tapi kalau diteruskan kerusakanannya bisa jadi permanen, sarafnya rusak total, dan ujung-ujungnya bisa lumpuh total. Dan kehancuran ini bersifat permanen.
Kok Bisa Barang Berbahaya ini Dijual Secara Bebas?
Di luar negeri sudah melek akan bahaya gas ini, bahkan sudah diawasi dan dibatasi jual belinya. Sedangkan untuk di Indonesia, kita punya zona abu-abu di peraturannya karena N2O ini statusnya legal untuk bahan pembuatan kue, jadinya bisa bebas diperjualbelikan. Malah sering kali ditemukan dikemas dalam tabung warna-warni, diberi perasan buah, yang jelas saja menjadi sasaran anak muda dan pengawasannya hampir tidak ada. (*)
Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi