Tega!! Ponakan Ditinggal di Pinggir Jalan, Pasutri di Tanjung Laut Indah Bawa Kabur Motor Kakaknya

Fajri
By
4 Views
Ilustrasi. (Ist)

Jajaran Polsek Bontang Utara bekerjasama dengan Jatanras Polda Kaltim untuk menangkap kedua tersangka. Pasutri yang bawa kabur motor kakaknya itu berhasil diringkus, Kamis (14/03/2024) sekitar pukul 19.30 Wita.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Pasangan suami istri di Kelurahan Tanjung Laut Indah terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. Mereka yakni MA (25) dan istrinya yang masih dibawah umur. Keduanya diamankan usai membawa kabur motor milik kakaknya sendiri, Selasa (12/03/2024) lalu.

Kapolsek Bontang Utara Iptu Lukito melalui Kanit Reskrim Polsek Bontang Utara Sonny mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan usai aparat mendapat laporan dari korban.

“Awalnya kami menerima laporan dari saudara tersangka. Korban mengaku motornya dibawa kabur oleh tersangka dan istrinya,” ujar Kanit Reskrim.

Kanit bercerita, kejadian itu bermula saat korban meminta tersangka MA untuk membawakan ponsel miliknya kepada seseorang yang berencana akan membeli ponsel tersebut. Kemudian, MA ditemani anak korban berangkat menuju lokasi yang sudah diberikan. Setelah sampai di lokasi, MA menyuruh keponakannya untuk turun dan menunggu seseorang yang akan datang membeli ponsel milik korban.

“Tersangka meninggalkan anak korban di pinggir jalan. Setelah menunggu sekian lama, MA tak kunjung kembali. Anak korban kemudian menelpon orangtuanya dan menceritakan apa yang ia alami. Dari situlah timbul kecurigaan, kemudian korban bersama anaknya melapor ke Polsek,” cerita Kanit.

Setelah menerima laporan, Tim Reskrim Polsek Bontang Utara pun langsung begerak cepat, melakukan penulusuran. Aparat mendapatkan informasi bahwa pasutri itu kabur menuju Kota Samarinda.

“Kami lakukan penelusuran hingga ke Samarinda, mereka berdua sepat mengamen untuk mencari uang, setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju Penajam Paser Utara,” tambah Sonny.

Jajaran Polsek Bontang Utara bekerjasama dengan Jatanras Polda Kaltim untuk menangkap kedua tersangka. Keduanya berhasil diringkus bersama barang bukti motor korban, Kamis (14/03/2024) sekitar pukul 19.30 Wita.

Saat ini, pasutri itu telah diamankan di kantor Mapolsek Bontang Utara. Menurut pengakuan keduanya, mereka memang sudah merencanakan hal tersebut. Keduanya nekad melakukan aksi itu lantaran ingin membawa motor tersebut untuk bekerja di Banjarmansin.

Pasutri itu tidak menyangka perkara ini akan dilaporkan ke pihak berwajib oleh kakaknya. “Mereka pun mengaku salah. Pun Korban berencana mencabut laporannya. Hanya saja untuk kewenangan cabut laporan adalah regulasinya. Senin akan kami urus, kalau Kapolres menyetujui pencabutannya, kami akan cabut,” ucapnya. (*)

Penulis: Dwi Kurniawan Nugroho
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *