Diduga Ngebut, Pengendara Scoopy Hantam Ayla di Simpang Ahmad Yani Bontang

Devi Nila Sari
159 Views

Kecelakaan terjadi di simpang Jalan Ahmad Yani, Bontang. Hal ini terjadi diduga lantaran pengendara motor tidak mengurangi kecepatan saat di persimpangan.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Terjadi kecelakaan lalu lintas antara pengendara motor Scoopy dan mobil Ayla di simpang tiga Jalan Ahmad Yani, Bontang, Sabtu (07/06/2025). Akibat kejadian ini pengendara motor alami luka berat pada bagian kepala.

Kapolres Kota Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasatlantas AKP Purwo Asmadi menuturkan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 01.30 Wita dini hari.

Kondisi lalu lintas saat itu tidak terlalu padat, dan lampu lalu lintas juga dalam posisi standy atau menyala kuning, agar para pengendara berhati l-hati.

- Advertisement -
Ad image

Saat itu, pengendara mobil Ayla putih berjalan dari arah Kaltim Post menuju Jalan imam bonjol. Saat berada di simpang tiga, mobil tersebut hendak berbelok ke arah Jalan Imam Bonjol. Pada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor Honda Scoopy merah yang datang dari arah Tanjung Laut melaju tanpa mengurangi kecepatan. Akibatnya, kecelakaan tidak bisa dihindarkan.

“Kejadiannya di simpang tiga Mc Donald Jalan Ahmad Yani. Korban hanya satu pengendara motor, dia mengalami luka berat pada bagian kepala,” terangnya saat dihubungi, Sabtu (07/06/2025).

Pengendara Scoopy yang berusia 20 tahun itu, langsung dibawa ke Rumah Sakit Amalia untuk mendapatkan perawatan awal. Dikatakan, motor dan mobil tersebut saat ini telah diamankan ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pengendara mobil juga sudah kami mintai keterangan. Pengendara motor langsung dibawah ke rumah sakit amalia untuk penangan awal,” tambahnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati dalam berkendara. Terutama meski lalu lintas tidak padat, ketika mendekati simpangan para pengendara bisa mengurangi kecepatan agar terhindar dari kejadian serupa.

“Kurangi kecepatannya ketika di simpangan, terlebih ketika lampu rambu lalu lintas kuning, ini menandakan untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan tetap waspada,” tuturnya. (*)

Penulis: Dwi Kurniawan Nugroho
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana