Fakta Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Ternyata ‘Paling Mahal’ yang Pernah Disediakan Vendor Kaltim

Vendor Kaltim mengkaui mobil dinas Rp8,5 miliar merupakan yang paling mahal yang pernah pihaknya sediakan. Biasanya mobil dinas pejabat paling mahal senilai Rp2,9 miliar.
Devi Nila Sari
2.2k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar yang batal dibeli Pemprov Kaltim, ternyata merupakan mobil termahal yang pernah disediakan oleh CV Afisera Samarinda sebagai pihak penyedia.

Direktur CV Afisera Samarinda Subhan mengatakan, biasanya paling mahal pejabat membeli mobil Land Cruiser senilai Rp2,9 miliar untuk kendaraan dinasnya.

“Kalau untuk pengadaan satu unit mobil, dengan nilai segitu. Ini yang paling mahal,” terangnya saat diwawancarai oleh awak media di di Ruang Wiek, Kantor Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Senin (2/3/2026).

Setelah lama diduga-duga, kendaraan senilai Rp8,5 ini ternyata adalah Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e.

- Advertisement -
Ad image

Subhan pun menjelaskan,keunggulan yang dimiliki oleh mobil ini yaitu terletak pada sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Teknologi ini memungkinkan mobil beroperasi dengan tiga mode bensin murni, elektrik murni (hybrid), atau perpaduan keduanya.

Selain itu, kata dia, mobil ini juga dapat digunakan untuk berbagai medan, baik itu di dalam kota maupun untuk menjajal medan berat. Hanya perlu menyesuaikan jenis bannya.

Tidak hanya pertama kali menyediakan mobil termahal ini, pembatalan pengadaan kali ini juga merupakan pengalaman pertama yang ia rasakan. Meski begitu, dirinya mengaku tidak jera jika harus kembali bekerja sama dengan Pemprov Kaltim.

Terkait proses pengembalian, Subhan menargetkan administrasi selesai dalam waktu 15 hari.

Selain itu, meski pembayaran telah dilakukan, unit tersebut kemungkinan besar belum tercatat sebagai aset daerah karena dokumen resmi seperti STNK dan BPKB belum diterbitkan.

“Rugi atau untungnya nanti terlihat saat dijual kembali. Kalau laku Rp8 miliar berarti rugi, kalau Rp 9 miliar berarti untung,” tambahnya. (*)

Penulis; Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }