Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengimbau agar ketersediaan beras benar-benar dipastikan aman menjelang perayaan Imlek, Ramadan hingga Lebaran.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri mengatakan, pengadaan beras menjadi perhatian utama pemerintah kota saat ini, agar tidak terjadi kekosongan stok di pasaran.
“Terkait pengadaan beras, saya minta agar tidak sampai terjadi keterlambatan. Untuk bahan-bahan lain dan kebutuhan tim, secara umum masih aman. Namun khusus beras, jangan sampai ada keterlambatan distribusi atau kekosongan stok,” tuturnya.
Menurutnya, dalam pekan ini seluruh persiapan harus sudah dilakukan, mengingat masyarakat akan menghadapi rangkaian hari besar keagamaan (HBKN). Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan pemerintah kota, ketersediaan komoditas lain relatif mencukupi.
Untuk langkah lanjutan, Pemkot Samarinda meminta pihak Indogrosir segera melakukan pengadaan dan tidak menunda distribusi. Kekosongan stok sebelumnya disebut terjadi akibat kendala pengiriman dari pemasok.
“Saat ini, Indogrosir telah mengajukan permintaan pengadaan sekitar 60 ton beras, yang terdiri dari 40 ton dan 20 ton dalam kurun waktu sekitar satu minggu. Dokumen invoice pengadaan pun telah tersedia,” terangnya.
Pemerintah kota selanjutnya meminta agar pihak distributor melaporkan perkembangan pengadaan secara berkala. Hal tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan dan ketersediaan stok beras tetap aman hingga momentum hari besar keagamaan.
“Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan stok bahan pokok, khususnya beras, guna menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat,” tutupnya. (*)
Baca Juga
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari